PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Rehabilitasi Sekolah Sumbawa Serap APBD Rp1 Miliar

Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1 miliar dari APBD Tahun 2026, untuk program rehabilitasi sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

E
Penulis Editor
Tanggal 05 May 2026, 14:37 WITA
Rehabilitasi Sekolah Sumbawa Serap APBD Rp1 Miliar
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa melalui Kepala Bidang SD, Muhammad Husnul Alwan SAg MMInov

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online

Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengalokasikan anggaran lebih dari Rp1 miliar dari APBD Tahun 2026, untuk program rehabilitasi sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Anggaran tersebut bersumber dari direktif dan pokok pikiran (pokir) anggota DPRD, sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi sarana prasarana pendidikan yang masih membutuhkan perbaikan.

Program ini difokuskan untuk menangani kerusakan fasilitas pendidikan yang sebagian besar disebabkan faktor usia bangunan. Ditengah keterbatasan anggaran daerah, pemerintah tetap berupaya menjaga kualitas layanan pendidikan, melalui pembenahan infrastruktur sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa melalui Kepala Bidang SD, Muhammad Husnul Alwan SAg MMInov, membenarkan adanya alokasi anggaran tersebut. Ia menyatakan, dana yang disiapkan akan digunakan untuk mendukung kegiatan rehabilitasi fisik di sejumlah sekolah.

“Pada tahun anggaran 2026, pemerintah daerah mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar untuk program rehabilitasi SD dan SMP melalui direktif dan pokir DPRD,” ujarnya, Senin (4/5).

Ia menjelaskan, kegiatan rehabilitasi yang akan dilaksanakan meliputi perbaikan ruang kelas, pengadaan mebel atau perlengkapan belajar, serta rehabilitasi fasilitas sanitasi seperti toilet sekolah. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi siswa.

Menurut Alwan, saat ini tim teknis tengah merampungkan tahap perencanaan program. Setelah proses tersebut selesai, pelaksanaan fisik di lapangan direncanakan mulai berjalan pada Juni 2026, dengan sistem kontraktual.

Pemerintah daerah berharap program ini dapat meningkatkan kualitas sarana pendidikan, sekaligus mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal. Selain itu, keberlanjutan perbaikan infrastruktur sekolah diharapkan tetap menjadi prioritas, meskipun dihadapkan pada keterbatasan fiskal daerah.

Upaya rehabilitasi ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan akses pendidikan yang layak bagi seluruh peserta didik di Kabupaten Sumbawa. (Gad)

Bagikan Berita Ini: