PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Pemkab KSB-Unram Perkuat Kolaborasi KKN Tematik

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat bersama Universitas Mataram (Unram), memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah melalui program pengabdian kepada masyarakat.

E
Penulis Editor
Tanggal 30 Jul 2026, 15:01 WITA
 Pemkab KSB-Unram Perkuat Kolaborasi KKN Tematik
KKN Harus Tepat Sasaran! Pemkab Sumbawa Barat bersama Unram dan AMNT selaraskan program pengabdian masyarakat melalui KKN Tematik.

Sumbawa Barat, GaungNUSRA 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat bersama Universitas Mataram (Unram), memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah melalui program pengabdian kepada masyarakat. Kedepan, kolaborasi kedua pihak akan difokuskan pada pengembangan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, agar lebih tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Program Kampus Berdampak yang digelar di Ruang Rapat Graha Fitrah, Senin (20/7). Pertemuan itu dihadiri jajaran perangkat daerah Kabupaten Sumbawa Barat, tim akademisi Unram, serta perwakilan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Sekda Sumbawa Barat, drh Hairul, mengatakan kerja sama antara Pemkab KSB dan Unram selama ini telah berjalan dengan baik. Karena itu, kedua belah pihak kini berupaya menyelaraskan berbagai program pengabdian agar lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

"Langkah awal kita adalah mengoptimalkan program yang sudah ada sebelumnya. Namun, tidak menutup kemungkinan akan ada program dan segmen baru yang dikembangkan sesuai kebutuhan daerah," ujar Hairul, Selasa (28/7).

Menurutnya, penyelarasan program menjadi penting agar kegiatan yang dilaksanakan perguruan tinggi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan akademisi, pendekatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Hairul menjelaskan, saat ini Unram sedang melakukan inventarisasi potensi sekaligus memetakan kebutuhan di berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa Barat. Hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar penyusunan program pengabdian yang lebih fokus dan berorientasi pada penyelesaian masalah.

Salah satu perubahan mendasar dalam pola kerja sama itu adalah penerapan skema KKN Tematik. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya menjalankan program pengabdian secara umum, tetapi diarahkan untuk mengerjakan tema-tema spesifik yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

"Rencana ke depan untuk program pengabdian, Unram sedang menginventarisasi berbagai kebutuhan. Sekarang arahnya lebih ke KKN yang sifatnya tematik," katanya.

Melalui KKN Tematik, mahasiswa dan dosen pendamping diharapkan mampu berkontribusi dalam penyelesaian berbagai isu strategis di Kabupaten Sumbawa Barat, seperti penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengembangan potensi desa, hingga pengelolaan lingkungan hidup.

Program tersebut juga dirancang dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Selain pemerintah daerah dan perguruan tinggi, kolaborasi akan diperkuat melalui dukungan sektor swasta, termasuk PT Amman Mineral Nusa Tenggara, sehingga pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia usaha diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi pembangunan yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga memberikan manfaat konkret bagi masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, Program Kampus Berdampak di Kabupaten Sumbawa Barat diharapkan menjadi model kolaborasi yang mampu mendorong percepatan pembangunan daerah berbasis kebutuhan riil masyarakat. (Gbw) 

Bagikan Berita Ini: