PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Pawai Budaya PAUD Sumbawa Meriah, Guru Titip Aspirasi

Pawai Budaya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Sumbawa berlangsung meriah, Minggu (9/8).

E
Penulis Editor
Tanggal 11 Aug 2026, 18:33 WITA
 Pawai Budaya PAUD Sumbawa Meriah, Guru Titip Aspirasi
Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP bersama Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Ny Hj Ida Fitria Syarafuddin Jarot SE, saat melepas peserta pawai budaya PAUD.

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Pawai Budaya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Sumbawa berlangsung meriah, Minggu (9/8). Ribuan anak PAUD bersama guru dan tenaga kependidikan ambil bagian dalam kegiatan yang digelar untuk memperingati HUT ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP bersama Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Ny Hj Ida Fitria Syarafuddin Jarot SE hadir langsung melepas peserta pawai. Keduanya melepas rombongan dari halaman Kantor Bupati Sumbawa menuju Lapangan Kodim sebagai lokasi akhir kegiatan.

Sejak pagi, suasana di sekitar halaman Kantor Bupati Sumbawa tampak semarak. Anak-anak PAUD tampil mengenakan beragam pakaian adat dan busana bernuansa budaya. Dengan wajah ceria, mereka berjalan bersama guru dan pendamping dari berbagai lembaga PAUD yang tersebar di Kabupaten Sumbawa.

Pawai tersebut tidak sekadar menghadirkan kemeriahan. Kegiatan itu juga menjadi ruang pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal keberagaman budaya sejak usia dini. Melalui pakaian adat, penampilan di ruang publik, serta interaksi dengan teman-teman dari berbagai lembaga PAUD, anak-anak belajar membangun keberanian, kedisiplinan, kerja sama, dan rasa cinta terhadap budaya daerah maupun bangsa.

Bunda PAUD Kabupaten Sumbawa, Ny Hj Ida Fitria Syarafuddin Jarot, mengatakan kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif yang penting bagi perkembangan anak.

Menurutnya, pengalaman mengikuti pawai memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar melalui suasana yang menyenangkan. Anak-anak tidak hanya melihat keberagaman budaya, tetapi juga merasakan langsung bagaimana mengenakan pakaian adat, tampil di hadapan masyarakat, berjalan bersama dalam kelompok, serta bekerja sama dengan teman-temannya.

“Pawai budaya bukan sekadar kegiatan berjalan bersama. Ini menjadi cara yang menyenangkan untuk mengenalkan keberagaman budaya kepada anak-anak sejak usia dini,” ujarnya.

Hj Ida Fitria juga memberikan apresiasi kepada para guru PAUD yang telah mempersiapkan anak-anak mengikuti pawai. Ia menilai penampilan anak-anak yang rapi, ceria, dan percaya diri tidak terlepas dari kerja keras para guru yang mendampingi mereka sejak persiapan hingga kegiatan berlangsung.

Menurutnya, guru PAUD memiliki peran penting dalam membangun fondasi karakter anak. Para pendidik tidak hanya mengajarkan pengetahuan dasar, tetapi juga membantu anak membangun kebiasaan, keberanian, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi.

“Dibalik penampilan anak-anak yang rapi dan ceria, ada dedikasi para guru yang telah melatih, mendampingi, dan mempersiapkan mereka sejak jauh hari,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini. Ia menyadari tugas guru PAUD tidak ringan karena mereka menjadi salah satu pihak yang berperan dalam membentuk karakter anak sejak masa awal pendidikan.

Bupati mengatakan pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk membantu meningkatkan kesejahteraan guru PAUD. Kebijakan tersebut, menurutnya, merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap para pendidik yang selama ini menjalankan tugas dengan penuh pengabdian.

Bupati mengakui dukungan pemerintah daerah tersebut mungkin belum mampu menjawab seluruh kebutuhan guru PAUD. Namun, ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para pendidik sekaligus menjadi bukti bahwa pemerintah memperhatikan perjuangan mereka.

“Dukungan ini mungkin belum seberapa. Tetapi kami berharap dapat sedikit membantu dan meringankan para guru PAUD,” kata Bupati.

Di tengah semarak pawai, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Sumbawa, Mahmud SPdI MMInov turut menyampaikan aspirasi para guru PAUD. Ia menegaskan bahwa para pendidik PAUD masih terus memperjuangkan pengakuan terhadap profesi mereka sebagai guru formal sebagaimana pendidik pada jenjang pendidikan lainnya.

Aspirasi tersebut memberi warna tersendiri dalam peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI di Kabupaten Sumbawa. Di balik kemeriahan pawai dan keceriaan anak-anak, terdapat persoalan kesejahteraan dan pengakuan profesi yang masih menjadi perhatian para pendidik PAUD.

Momentum tersebut sekaligus mengingatkan bahwa pendidikan anak usia dini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah, pendidik, orang tua, dan masyarakat memiliki peran bersama dalam memastikan anak-anak memperoleh pendidikan yang layak sejak tahap paling awal.

Pawai Budaya PAUD akhirnya menjadi lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Kegiatan itu mempertemukan anak-anak, guru, orang tua, dan pemerintah dalam suasana penuh kegembiraan sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya pendidikan, pelestarian budaya, dan penghargaan terhadap profesi pendidik. (Gad/Hms)



Bagikan Berita Ini: