Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Aksi pencurian di sebuah bengkel milik warga di Dusun Genang Genis Desa Kerato Kecamatan Unter Iwes, berhasil digagalkan. Seorang terduga pelaku berinisial H alias D (23), yang disebut sebagai oknum mahasiswa, tertangkap basah saat hendak membawa kabur sejumlah komponen mesin sepeda motor, Selasa (28/4) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.10 Wita. Pemilik bengkel, FB (42), yang baru kembali dari membeli makanan, menaruh curiga setelah melihat pintu samping bengkelnya dalam keadaan terbuka. Saat melakukan pengecekan, ia mendapati seorang pria berada di dalam bengkel sambil memegang velg motor.
Tidak hanya itu, sejumlah komponen kendaraan milik korban diketahui telah dipindahkan ke luar pagar bengkel dan diduga siap diangkut menggunakan sepeda motor milik terduga pelaku. Menyadari aksinya diketahui, pelaku tidak dapat melarikan diri dan langsung diamankan oleh pemilik bengkel bersama warga sekitar.
Kapolres Sumbawa melalui Kapolsek Sumbawa, Iptu Rohmad Rondhi menyampaikan apresiasi atas kewaspadaan dan tindakan cepat warga yang menangkap pelaku, tanpa melakukan tindakan main hakim sendiri.
“Kami mengapresiasi respons cepat korban dan masyarakat yang segera melaporkan kejadian ini. Terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Sumbawa untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga hendak dicuri. Antara lain dua buah velg motor, lima unit blok mesin, satu unit mesin krengkes, serta satu unit swing arm. Selain itu, satu unit sepeda motor jenis Yamaha Xeon yang digunakan pelaku juga turut disita.
Petugas Polsek Sumbawa yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Saat ini, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami motif pencurian, serta kemungkinan keterlibatan dalam kasus serupa di wilayah lain.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, khususnya pada jam-jam rawan. Situasi di Desa Kerato pascakejadian dilaporkan tetap aman dan kondusif setelah pelaku segera diamankan guna menghindari potensi tindakan massa. (Gar/Hms)