PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Maulid di Raberas, Bupati Tekankan Keteladanan Rasul

Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sebagai momentum untuk meneladani kejujuran dan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

E
Penulis Editor
Tanggal 03 Sep 2026, 17:53 WITA
 Maulid di Raberas, Bupati Tekankan Keteladanan Rasul
Bupati Sumbawa Ajak Warga Teladani Kejujuran Rasulullah. Dalam peringatan Maulid Nabi di Raberas, Bupati Syarafuddin Jarot mengajak masyarakat menerapkan akhlak Rasulullah sekaligus memperkuat gotong royong, keamanan, dan kewaspadaan terhadap kebakaran.

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sebagai momentum untuk meneladani kejujuran dan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga meminta masyarakat memperkuat kepedulian terhadap keamanan dan keselamatan lingkungan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Sumbawa, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Yaqin Lingkungan Raberas Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa, Selasa (1/9). Kegiatan tersebut dihadiri jamaah dan masyarakat Lingkungan Raberas, serta sejumlah pejabat daerah, anggota DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pengurus masjid, dan panitia penyelenggara.

Bupati Sumbawa mengawali sambutannya dengan mengajak jamaah memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT karena masih memberikan kesempatan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Alhamdulillah, kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, pada sore hari ini kita diberikan kesempatan bisa hadir dalam acara peringatan hari lahir Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam di Masjid Desa Raberas ini,” ujar Bupati.

Ia kemudian menyampaikan selawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya. Bupati juga mengajak jamaah menjadikan kecintaan kepada Rasulullah sebagai dorongan untuk menerapkan ajaran dan keteladanannya dalam kehidupan.

Menurut Bupati, peringatan Maulid tidak cukup hanya dengan kegiatan seremonial. Masyarakat perlu mengambil nilai yang diajarkan Rasulullah untuk diterapkan dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan pemerintahan.

“Peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Bupati menilai antusiasme masyarakat menyambut bulan Maulid, menunjukkan besarnya kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW. Ia melihat, masyarakat dari berbagai kelompok usia ikut menyemarakkan Maulid dengan kegiatan selawatan.

“Pada bulan Maulid ini hampir semua tempat, ibu-ibu, bapak-bapak, anak-anak, muda-mudi berselawat. Ada yang melakukan lomba selawatan dalam rangka memperingati hari lahir umat manusia yang luar biasa, telah mengubah peradaban manusia menjadi lebih beradab,” ujarnya.

Bupati kemudian menyoroti salah satu sifat Rasulullah yang perlu mendapat perhatian masyarakat, yakni kejujuran. Ia meminta masyarakat menjadikan sikap Rasulullah yang tidak pernah berbohong sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan.

“Teladan Nabi yang tidak pernah berbohong itu harus menjadi panutan kita. Mudah-mudahan kita, kalaupun tidak bisa semuanya, minimal menjadi teladan kita kepada beliau,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi masyarakat Lingkungan Raberas, pengurus Masjid Nurul Yaqin, serta panitia penyelenggara yang terus menjaga semangat gotong royong. Ia menilai, kebersamaan masyarakat terlihat dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan maupun pembangunan masjid.

Bupati mengatakan, dirinya telah beberapa kali menghadiri kegiatan masyarakat di Desa Raberas. Ia menyebut, setiap kegiatan yang diikutinya berlangsung meriah dan mendapat dukungan masyarakat.

“Di Raberas ini, alhamdulillah saya diundang tiga kali, hadir di sini, selalu acaranya meriah. Selamat untuk panitia penyelenggara,” katanya.

Selain menghadiri Maulid, Bupati memperhatikan perkembangan pembangunan Masjid Nurul Yaqin. Ia mengaku terkesan melihat perubahan fisik masjid yang semakin representatif.

Ia menyoroti sejumlah bagian masjid yang telah dipercantik, mulai dari dinding, tiang, hingga balkon. Menurutnya, perubahan tersebut menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap pembangunan rumah ibadah.

“Luar biasa. Saya baru melihat masjid seluruh temboknya dikeramik. Semua tiang sampai atas, sampai balkon-balkonnya dikeramik, semua dibersihkan,” ujarnya.

Bupati menilai, semangat masyarakat dan pengurus masjid menjadi modal penting untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan pembangunan yang masih tersisa. Ia mendorong masyarakat terus mempertahankan gotong royong dalam menyelesaikan kebutuhan masjid.

“Kalau sama-sama sedikit saja hadir di sini, tuntas ini semua. Apa yang menjadi bahan kekurangan tentunya nanti akan menjadi perhatian kita,” katanya.

Menurut Bupati, semangat gotong royong tidak hanya diperlukan untuk pembangunan fisik masjid. Masyarakat juga perlu menerapkannya dalam menjaga kehidupan sosial, keamanan, dan ketertiban lingkungan.

Pada kesempatan itu, Bupati turut mengingatkan masyarakat, mengenai potensi kebakaran yang dapat terjadi akibat kelalaian. Ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai sumber api, terutama di lingkungan rumah.

Bupati secara khusus meminta ibu rumah tangga memastikan kompor dan peralatan memasak dalam kondisi aman, sebelum meninggalkan rumah. Ia juga mengingatkan masyarakat yang merokok agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Kalau meninggalkan rumah, hati-hati kompornya. Bapak-bapak kalau yang merokok, hati-hati puntung rokoknya, baik di rumah maupun di jalan-jalan,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan karena pencegahan kebakaran membutuhkan perhatian bersama. Menurutnya, kelalaian kecil dapat memicu kebakaran dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

“Oleh karena itu saya meminta ke seluruh pihak, mari jaga ketertiban, keamanan, termasuk bagaimana kita terhindar dari malapetaka,” ujarnya.

Bupati juga mengajak masyarakat memperkuat doa dan ikhtiar dalam menjalani kehidupan serta menjaga Kabupaten Sumbawa dari berbagai ancaman.

“Kita berdoa, semoga Sumbawa akan selalu berada di dalam perlindungan Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkasnya. (Gad/Hms)



Bagikan Berita Ini: