PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

KONI Sumbawa Pastikan Pembinaan Juara O2SN Berlanjut

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH MSi, memastikan pembinaan terhadap para juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP tidak berhenti setelah kompetisi usai.

E
Penulis Editor
Tanggal 13 May 2026, 01:43 WITA
KONI Sumbawa Pastikan Pembinaan Juara O2SN Berlanjut
Ilustrasi: KONI Sumbawa Pastikan Pembinaan Juara O2SN Berlanjut

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online 

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq SH MSi, memastikan pembinaan terhadap para juara Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP tidak berhenti setelah kompetisi usai. Para atlet berprestasi akan diarahkan masuk ke program pembinaan cabang olahraga secara berkelanjutan, sebagai upaya mencetak atlet profesional masa depan.

Komitmen tersebut disampaikan Rafiq, saat menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Junaidi SPd MPd, bersama jajaran KONI, Senin (11/5).

Pertemuan itu membahas tindak lanjut pelaksanaan O2SN tingkat SMP se-Kabupaten Sumbawa yang baru saja berakhir. Fokus utama pembahasan diarahkan pada keberlanjutan pembinaan bagi atlet-atlet muda yang berhasil meraih prestasi di berbagai cabang olahraga.

Pada ajang tersebut, sejumlah cabang olahraga unggulan seperti atletik, pencak silat, dan bulu tangkis melahirkan talenta-talenta baru yang dinilai memiliki prospek besar untuk berkembang di level lebih tinggi.

Rafiq menegaskan, prestasi di tingkat pelajar harus menjadi pintu masuk menuju pembinaan olahraga yang lebih profesional dan terarah. Menurutnya, para juara O2SN perlu mendapatkan perhatian serius agar potensi mereka tidak berhenti di level sekolah.

“Para atlet juara hasil O2SN ini merupakan aset daerah yang harus dibina secara berkelanjutan. Kami akan segera berkoordinasi dengan masing-masing cabang olahraga agar mereka dapat masuk dalam program pembinaan yang sistematis dan profesional,” ujarnya.

Ia menilai O2SN memiliki posisi strategis dalam piramida pembinaan atlet nasional. Karena itu, keberlanjutan pembinaan menjadi faktor penting dalam menciptakan atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Menurut Rafiq, terputusnya pembinaan setelah kompetisi pelajar menjadi kerugian besar bagi perkembangan olahraga daerah. Oleh sebab itu, KONI mendorong sinergi yang kuat antara dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan organisasi olahraga.

“Kita ingin memastikan tidak ada talenta muda yang hilang begitu saja setelah kompetisi. Semua potensi harus dipantau dan diarahkan agar berkembang maksimal,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, KONI Kabupaten Sumbawa juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa atas konsistensinya menghadirkan ajang pencarian bakat usia dini melalui O2SN. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem olahraga prestasi di daerah.

Selain itu, KONI berharap pelaksanaan O2SN pada tahun mendatang dapat menambah jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan. Langkah itu diyakini dapat membuka ruang lebih luas bagi pencarian bibit atlet dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa.

“Semakin luas ruang kompetisi, semakin besar peluang menemukan potensi atlet dari berbagai pelosok daerah,” pungkas Rafiq. (Gam)

Bagikan Berita Ini: