PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

KMP Putri Yasmin Terbakar, Seorang Penumpang Tewas

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin terbakar saat berlayar di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8) pagi.

E
Penulis Editor
Tanggal 13 Aug 2026, 17:38 WITA
 KMP Putri Yasmin Terbakar, Seorang Penumpang Tewas
Tampak KMP Putri Yasmin yang terbakar di Selat Lombok.

Lombok Barat, GaungNUSRA 

Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin terbakar saat berlayar di perairan Selat Lombok, Rabu (12/8) pagi. Kapal yang melayani rute Padangbai Bali-Lembar Lombok Barat, itu tengah membawa penumpang dan kru ketika api muncul di tengah pelayaran. Dalam insiden ini, seorang penumpang kapal tersebut meninggal dunia.

Insiden tersebut memicu operasi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan tim SAR gabungan, TNI AL, kepolisian, Polairud, Syahbandar, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat terkait kebakaran KMP Putri Yasmin pada pukul 04.39 Wita. Laporan itu masuk sekitar 24 menit setelah kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 04.15 Wita.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan personel dan sejumlah armada menuju lokasi setelah menerima laporan tersebut. Tim SAR memprioritaskan keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal.

"Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigit Inflatable Boat (RIB), dan Rigit Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian," kata Hariyadi.

Upaya evakuasi juga mendapat bantuan dari kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi. KMP PortLink II menjadi salah satu kapal yang ikut membantu mengevakuasi penumpang dari KMP Putri Yasmin.

Selain itu, unsur TNI AL mengerahkan KAL Lembar. Polres dan Polairud Lombok Barat turut terlibat dalam operasi tersebut. Syahbandar Pelabuhan Lembar juga ikut mendukung penanganan keadaan darurat.

Kantor SAR Mataram kemudian berkoordinasi dengan Kantor SAR Denpasar untuk memperkuat operasi. KN SAR Arjuna dikerahkan untuk membantu proses penyelamatan. Tim juga melibatkan helikopter dari SGi Air Bali, untuk melakukan pemantauan dari udara.

Sejumlah kapal lain, termasuk kapal yacht dan kapal yang berada di sekitar perairan Selat Lombok, turut membantu operasi. Masyarakat setempat juga ikut mendukung proses penyelamatan.

Perkembangan operasi pada Rabu siang menunjukkan sebanyak 172 orang berhasil dievakuasi dari KMP Putri Yasmin. Namun, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan penyelamatan untuk memastikan seluruh penumpang dan kru telah ditemukan.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar Handoyo Priyanto mengatakan, keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi fokus utama dalam penanganan insiden tersebut.

Menurut Handoyo, ASDP menerima informasi mengenai kebakaran dan langsung berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait. Koordinasi dilakukan dengan operator pelayaran, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Basarnas, kepolisian, Polairud, TNI AL, serta pemangku kepentingan lainnya.

"ASDP dalam kapasitasnya sebagai operator Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar terus melakukan koordinasi dengan operator pelayaran, KSOP, Basarnas dan seluruh stakeholder yang terkait," ujarnya.

ASDP juga mengaktifkan posko keadaan darurat di Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar. Posko tersebut disiapkan untuk menerima penumpang yang berhasil dievakuasi sekaligus memberikan penanganan awal kepada mereka.

Handoyo menegaskan, KMP Putri Yasmin merupakan kapal milik PT Jemla Ferry. Dalam penanganan insiden ini, ASDP menjalankan perannya sebagai operator pelabuhan dengan mendukung proses evakuasi serta menerima dan menangani penumpang yang tiba di pelabuhan.

"Kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam kepada keluarga korban. Proses evakuasi terus dilakukan dengan dukungan seluruh stakeholder," kata Handoyo.

Hingga Rabu sore, tim SAR gabungan masih berada di lokasi untuk melanjutkan pencarian. Petugas juga terus memastikan kondisi seluruh penumpang dan kru yang berada di dalam kapal.

Sementara itu, penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas masih melakukan penanganan di lokasi dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut terkait sumber api serta kondisi kapal setelah insiden.

Diketahui, KMP Putri Yasmin merupakan salah satu kapal yang melayani lintasan Padangbai-Lembar. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, kapal tersebut memiliki kapasitas hingga 220 penumpang. (Gar) 

Bagikan Berita Ini: