PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Kemendikdasmen Awasi MPLS Ramah di Sumbawa

Hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Labuhan Badas berlangsung hangat dan penuh semangat, Senin (13/7). Ratusan peserta didik baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah

E
Penulis Editor
Tanggal 14 Jul 2026, 05:41 WITA
Kemendikdasmen Awasi MPLS Ramah di Sumbawa
Mewakili Kemendikdasmen, Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga, Prof Dr H Biyanto MAg menjadi pendamping MPLS Ramah 2026

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Labuhan Badas berlangsung hangat dan penuh semangat, Senin (13/7). Ratusan peserta didik baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang mendapat pendampingan langsung dari Pusat Penguatan Karakter Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan MPLS berjalan sesuai ketentuan pemerintah, mengedepankan pendekatan edukatif, serta bebas dari praktik perpeloncoan dan kekerasan.

Sejak pukul 07.00 Wita, halaman SMP Negeri 1 Labuhan Badas dipenuhi peserta didik baru yang datang bersama orang tua. Mereka tampak antusias memasuki lingkungan sekolah untuk pertama kalinya sebagai siswa jenjang SMP. Kehangatan suasana semakin terasa dengan banyaknya ayah yang turut mengantar anak-anak mereka hingga ke gerbang sekolah.

Sebagian ayah terlihat berjalan berdampingan sambil memberikan semangat kepada putra-putrinya. Ada yang memeluk anaknya sebelum memasuki kelas, sementara yang lain mengabadikan momen tersebut melalui foto bersama. Kehadiran para ayah menjadi simbol kuatnya dukungan keluarga terhadap pendidikan anak sejak hari pertama sekolah.

Partisipasi tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Sumbawa Nomor 100.2.3 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Teladan Indonesia di Kabupaten Sumbawa. Melalui gerakan itu, para ayah didorong untuk hadir mendampingi anak pada hari pertama sekolah sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam pendidikan dan tumbuh kembang mereka.

Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan MPLS Ramah di lapangan sekolah. Seluruh peserta didik baru mengikuti rangkaian acara dengan tertib didampingi guru dan panitia. Lagu Indonesia Raya mengawali kegiatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna sebagai penanda dimulainya perjalanan pendidikan para siswa baru.

Mewakili Kemendikdasmen, Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga, Prof Dr H Biyanto MAg, hadir memberikan pendampingan. Ia didampingi Staf Ahli Bupati Sumbawa Bidang Sumber Daya dan Aparatur, Rosmin Junaidi SSTP MSi, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumbawa, Junaidi SPd MPd, serta disambut Kepala SMP Negeri 1 Labuhan Badas, Punijan SPd MPd, bersama jajaran guru.

Dalam sambutannya, Prof Biyanto menegaskan bahwa hari pertama sekolah menjadi momen penting yang akan membentuk kesan awal peserta didik terhadap lingkungan belajar. Karena itu, sekolah harus mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

"MPLS bukan kegiatan untuk membuat anak takut ataupun malu. Hari pertama sekolah harus menjadi pengalaman yang menyenangkan. Anak-anak harus merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar sekolah," ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan MPLS Ramah mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026, sementara materi kegiatan berpedoman pada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 198 Tahun 2026. Selama lima hari pelaksanaan, sekolah diarahkan untuk mengenalkan lingkungan belajar, membangun karakter positif, menanamkan budaya antiperundungan, memperkuat disiplin, serta mengembangkan kemampuan peserta didik berinteraksi dan bekerja sama.

Menurut Prof Biyanto, sekolah memiliki tanggung jawab menghadirkan ruang belajar yang menghargai martabat setiap anak.

"Anak-anak datang ke sekolah membawa harapan dan cita-cita. Sambut mereka dengan senyuman, bimbing dengan kesabaran, dan jadilah teladan yang baik. Pendidikan yang berkualitas dimulai dari lingkungan sekolah yang ramah," katanya.

Usai memberikan sambutan, Prof Biyanto bersama Rosmin Junaidi, Junaidi, dan Kepala SMP Negeri 1 Labuhan Badas melepas balon warna-warni sebagai simbol dimulainya pelaksanaan MPLS Ramah Tahun 2026.

Rombongan kemudian meninjau sejumlah ruang kelas untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan. Dalam kesempatan itu, Prof Biyanto berdialog dengan guru dan peserta didik baru guna memastikan seluruh rangkaian MPLS berjalan sesuai pedoman pemerintah.

Di setiap kelas, guru memandu berbagai kegiatan yang bertujuan membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Mulai dari sesi perkenalan, permainan edukatif, diskusi ringan, hingga pengenalan budaya sekolah berlangsung dalam suasana interaktif. Tawa dan keceriaan para siswa mewarnai proses adaptasi mereka di lingkungan baru.

Prof Biyanto mengapresiasi pendekatan yang diterapkan SMP Negeri 1 Labuhan Badas. Menurutnya, suasana belajar yang menyenangkan akan mempercepat proses adaptasi peserta didik sekaligus membangun rasa percaya diri mereka sejak awal memasuki dunia sekolah menengah.

Sementara itu, Rosmin Junaidi menyampaikan apresiasi atas perhatian Kemendikdasmen terhadap pelaksanaan MPLS di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, pendampingan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

"Kami berharap seluruh sekolah melaksanakan MPLS sesuai aturan sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang positif sejak hari pertama. Pendidikan yang baik dimulai dari lingkungan yang aman, nyaman, dan menghargai setiap peserta didik," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi tingginya keterlibatan orang tua, khususnya para ayah, dalam mengantar anak pada hari pertama sekolah. Menurutnya, kehadiran keluarga merupakan dukungan sederhana yang memiliki pengaruh besar terhadap motivasi belajar dan pembentukan karakter peserta didik.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sumbawa, Junaidi, mengatakan seluruh SMP di Kabupaten Sumbawa telah diingatkan agar melaksanakan MPLS sesuai pedoman yang berlaku. Ia menekankan pentingnya pembinaan karakter, pengenalan budaya sekolah, dan pembiasaan hidup disiplin tanpa memberikan beban yang berlebihan kepada peserta didik baru.

Di sisi lain, Kepala SMP Negeri 1 Labuhan Badas, Punijan, mengaku bersyukur sekolahnya dipercaya menjadi lokasi pendampingan MPLS Ramah. Seluruh guru, kata dia, telah mempersiapkan kegiatan sejak jauh hari agar peserta didik baru memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan sejak hari pertama.

"Kami ingin memberikan kesan pertama yang baik kepada seluruh peserta didik baru. Mereka adalah bagian dari keluarga besar SMP Negeri 1 Labuhan Badas. Karena itu, kami berkomitmen melaksanakan MPLS yang ramah, mendidik, dan sesuai ketentuan pemerintah," katanya.

Punijan berharap seluruh peserta didik baru dapat segera beradaptasi, mengenal lingkungan sekolah, membangun pertemanan, serta memiliki semangat belajar yang tinggi sejak awal tahun ajaran. (Gam)

Bagikan Berita Ini: