PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Imunisasi Campak Sumbawa Baru Capai 38,8 Persen

Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan (Dikes) terus mempercepat pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak untuk melindungi anak dari risiko penularan penyakit tersebut.

E
Penulis Editor
Tanggal 20 Oct 2026, 12:44 WITA
Imunisasi Campak Sumbawa Baru Capai 38,8 Persen
Capaian Tembus 38,8 Persen, Dikes Sumbawa Gencarkan ORI Campak Targetkan 95 Persen Anak Terimunisasi

Sumbawa Besar, GaungNUSRA

 Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan (Dikes) terus mempercepat pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak untuk melindungi anak dari risiko penularan penyakit tersebut. Hingga 14 Oktober 2026, sebanyak 9.990 anak telah mendapatkan imunisasi atau mencapai 38,8 persen dari total 25.752 anak sasaran.

Kepala Dikes Kabupaten Sumbawa, H Sarif Hidayat SKM MPd, mengatakan pelaksanaan ORI Campak berlangsung pada 1–31 Oktober 2026. Program tersebut menargetkan cakupan imunisasi sebesar 95 persen atau sekitar 24.464 anak.

Dengan capaian sementara tersebut, pelayanan imunisasi masih perlu diintensifkan untuk mendekati target sebelum periode pelaksanaan berakhir.

Sarif menjelaskan, capaian imunisasi di sejumlah wilayah kerja puskesmas masih bervariasi. Puskesmas Rhee mencatat capaian tertinggi sebesar 73,6 persen, disusul Puskesmas Utan 72,9 persen dan Puskesmas Empang 60,6 persen.

Sementara itu, beberapa wilayah masih membutuhkan peningkatan penjangkauan. Berdasarkan data sementara yang disampaikan, Puskesmas Lantung belum mencatat adanya anak yang telah mendapatkan imunisasi melalui program tersebut.

Perbedaan capaian antar wilayah menjadi perhatian Dikes untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan pelayanan, terutama dalam menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi.

Upaya percepatan dilakukan melalui keterlibatan puskesmas, posyandu, pemerintah desa, kader kesehatan, serta dukungan aktif orang tua. Pendataan dan penjangkauan sasaran juga diperlukan agar seluruh anak yang memenuhi kriteria dapat memperoleh pelayanan imunisasi.

“Imunisasi campak-rubela merupakan salah satu langkah penting dalam mencegah penularan campak. Selain meningkatkan cakupan imunisasi, deteksi dini dan edukasi masyarakat juga perlu diperkuat, terutama di wilayah dengan cakupan yang masih rendah,” ujarnya kepada GaungNUSRA pada Jumat (16/10).

Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap penularan campak dan perlindungan kesehatan anak melalui pelayanan imunisasi yang merata.

Karena itu, Pemkab Sumbawa mengimbau orang tua yang memiliki anak usia 9–59 bulan untuk segera membawa anak ke posyandu atau puskesmas terdekat guna memperoleh imunisasi sesuai ketentuan program.

Masyarakat juga diharapkan mendukung petugas kesehatan dalam proses pendataan dan penjangkauan anak sasaran agar tidak ada anak yang terlewat.

“Melalui pelaksanaan ORI Campak, Pemkab Sumbawa terus mendorong upaya perlindungan kesehatan anak melalui pelayanan imunisasi yang lebih luas dan merata. Partisipasi masyarakat, dukungan lintas sektor, serta pemantauan capaian secara berkala menjadi bagian penting untuk meningkatkan cakupan dan melindungi anak-anak di Kabupaten Sumbawa,” demikian Sarif. (Gac)


 

Bagikan Berita Ini: