Mataram, GaungNusra
Gubernur NTB, H L Muhamad Iqbal, menegaskan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026 harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur dalam sidang paripurna bersama DPRD Provinsi NTB, Selasa (6/10).
Gubernur mengingatkan seluruh perangkat daerah agar orientasi penggunaan anggaran tidak semata-mata mengejar serapan, tetapi harus diarahkan pada dampak yang dapat dilihat dan diukur masyarakat.
Setiap rupiah anggaran, kata dia, harus dipertanggungjawabkan tidak hanya secara administratif, tetapi juga dari sisi hasil nyata di lapangan.
Menjelang akhir tahun anggaran 2026, Pemerintah Provinsi NTB bersama DPRD terus bersinergi melakukan percepatan belanja daerah yang patuh, terukur, dan tepat sasaran.
Percepatan tersebut terutama diarahkan pada program-program strategis, termasuk sektor ketahanan pangan dan pariwisata.
Gubernur mengajak seluruh pihak bersama-sama mengawal pembangunan di Nusa Tenggara Barat agar pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat dan maksimal. (Gad/Hms)