PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

FGD Pemetaan Sosial Desa Batu Bulan Bersama PSPK UGM, Dorong Pembangunan Berbasis Data

Pemerintah Desa Batu Bulan bersama tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada melalui Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan UGM menggelar Focus Group Discussion (FGD)

E
Penulis Editor
Tanggal 11 May 2026, 16:18 WITA
FGD Pemetaan Sosial Desa Batu Bulan Bersama PSPK UGM, Dorong Pembangunan Berbasis Data
Suasana Focus Group Discussion (FGD) Desa Batu Bulan bersama tim peneliti Universitas Gadjah Mada

Moyo Hulu, GaungNUSRA Online 

Pemerintah Desa Batu Bulan bersama tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada melalui Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan UGM menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penelitian social mapping di wilayah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan melakukan kajian baseline sosial ekonomi masyarakat, pemetaan infrastruktur wilayah, pemetaan pemangku kepentingan, hingga pemetaan kondisi sosial masyarakat Desa Batu Bulan.

Hasil kajian nantinya akan menjadi dasar penyusunan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) Kabupaten Sumbawa agar program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih terarah, tepat sasaran, dan berbasis data.

FGD Desa Batu Bulan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tenaga kesehatan, kelompok tani, pelaku usaha, PKK hingga Karang Taruna.

Keterlibatan berbagai elemen masyarakat tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh terkait kondisi sosial, ekonomi, serta potensi desa.

Kepala Desa Batu Bulan, Yunus Syufriadi Bakri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PSPK UGM yang menjadikan Desa Batu Bulan sebagai bagian dari lokasi penelitian sosial.

Menurut Kades yang akrab disapa YSB itu, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menggali berbagai potensi desa sekaligus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kami berharap hasil pemetaan sosial ini dapat menjadi acuan dalam penyusunan program pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Batu Bulan,” ujarnya.

Kegiatan pengumpulan data penelitian dijadwalkan berlangsung selama 35 hari, mulai 4 Mei hingga 7 Juni 2026 di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Melalui penelitian ini diharapkan terbangun sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. (Gal)

Bagikan Berita Ini: