Sumbawa Besar, GaungNUSRAonline
Peristiwa kebakaran hebat melanda Dusun Pemangong A Desa Lenangguar Kecamatan Lenangguar, Sabtu (11/4) sore. Dalam kejadian tersebut, tiga unit rumah panggung dilaporkan ludes terbakar, sementara lima unit rumah lainnya mengalami dampak kerusakan.
Kepala Dinas Damkartan Kabupaten Sumbawa, H Sahabuddin MSi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 17.00 Wita saat petugas Pos Damkar Lenangguar menerima laporan dari warga setempat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim segera bergerak ke lokasi dan tiba sekitar pukul 17.07 Wita.
Setibanya di lokasi kejadian kebakaran (TKK), petugas bersama warga langsung melakukan upaya pemadaman.
Diinformasikan bahwa api diketahui dengan cepat membesar dan melahap tiga unit rumah panggung yang mayoritas berbahan kayu. Selain itu, lima rumah di sekitarnya turut terdampak, dengan kerusakan pada bagian lesplang atap, kusen jendela, serta pintu.
Adapun rumah yang terbakar diketahui milik Muhammad MT (5 KK), Siti Sawiyah (2 KK), serta Maryam/Hasbullah (2 KK). Sementara rumah yang terdampak masing-masing milik A. Kadir AW, Supardi, PAUD Sultan Hasanuddin, Lukmansyah, dan Janariah.
Dalam proses penanganan, Damkartan mengerahkan satu unit mobil fire truck. Upaya pemadaman juga melibatkan berbagai unsur, antara lain Komandan Regu dan anggota Regu 1 Zona Lenangguar, Kepala Desa dan Kepala Dusun setempat, petugas PLN, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat sekitar.
Berkat kesigapan petugas dan bantuan warga, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lain. Api sepenuhnya dapat dipadamkan pada pukul 20.07 Wita dalam kondisi aman dan terkendali. Selanjutnya, pada pukul 20.20 Wita, seluruh personel kembali ke pos.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta,” jelansya.
Sementara itu penyebab pasti kebakaran, menurut H Sahabuddin, masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Meski demikian, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di salah satu rumah korban.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (Gac)