Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP menekankan pentingnya pengelolaan keuangan desa secara transparan, akuntabel, dan sesuai prosedur. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumbawa di Hotel Neo, Senin (5/10).
Kegiatan tersebut diikuti perangkat desa dari 157 desa se-Kabupaten Sumbawa dengan menghadirkan narasumber dari Dinas PMD dan Inspektorat Kabupaten Sumbawa.
Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam mengelola keuangan desa agar pelaksanaan anggaran berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Sumbawa Ulumuddin SE menyampaikan, kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Ia berharap Bimtek dapat meningkatkan pemahaman dan kapasitas aparatur desa dalam mengelola keuangan secara tepat dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP mengapresiasi Dinas PMD beserta jajarannya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengingatkan aparatur desa untuk memahami dan mengikuti setiap prosedur dalam pengelolaan keuangan desa.
Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan penting dilakukan untuk mencegah munculnya persoalan hukum di kemudian hari.
“Mari kita kelola keuangan secara transparan dan akuntabel. Ikuti prosedur yang sudah ditentukan, sehingga kita tidak terjebak dalam persoalan hukum di kemudian hari,” tegas Bupati Jarot.
Selain pengelolaan keuangan desa, Bupati Jarot juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengawal investasi dan program nasional yang dinilai dapat mendorong industrialisasi serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia mengajak seluruh aparatur desa mengikuti arahan pemerintah dan menjadikan pengelolaan anggaran sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab. (Gad/Hms)