Sumbawa Barat, GaungNUSRA Online
Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah, melantik 40 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Senin (15/6), di Graha Praja. Dalam pelantikan tersebut, Bupati menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, penguasaan tata kelola keuangan daerah, serta ketepatan pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada hasil.
Pelantikan itu turut dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj Hanipah, Ketua DPRD KSB, Kaharuddin Ummar, Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, Agung Pamungkas, Sekretaris Daerah, drh Hairul, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Dari 40 pejabat yang dilantik, terdapat dua pejabat pimpinan tinggi pratama yang merupakan hasil seleksi terbuka. Keduanya yakni Ir Armayadi ST MMInov yang dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta H Burhan Daeng Mangago SPi MSi yang dilantik sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sumbawa Barat. Sementara 38 pejabat lainnya mengisi jabatan administrator dan pengawas di sejumlah perangkat daerah.
Dalam arahannya, Bupati KSB, H Amar Nurmansyah, menegaskan bahwa mutasi dan pelantikan merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi. Sekaligus penguatan birokrasi, agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan tuntutan pembangunan daerah.
Menurutnya, tantangan birokrasi ke depan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan publik, tetapi juga menyangkut kemampuan aparatur dalam mengelola keuangan daerah secara efektif dan akuntabel. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta memahami secara menyeluruh tata kelola anggaran, terutama menjelang pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.
“Para pejabat agar mengenali tata kelola keuangan daerah dengan baik dan tepat,” tegasnya.
Ia meminta seluruh perangkat daerah melakukan pemetaan secara cermat terhadap pos belanja operasional, belanja modal, maupun belanja barang dan jasa agar tidak terjadi kesalahan alokasi anggaran. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Selain pengelolaan keuangan, Bupati juga menyoroti pentingnya percepatan pelaksanaan program-program unggulan daerah. Ia meminta seluruh jajaran birokrasi melakukan pemutakhiran data secara berkala agar berbagai program bantuan dan pelayanan publik benar-benar tepat sasaran.
Program Kartu Sumbawa Barat Maju dan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa, kata dia, harus didukung dengan data yang akurat dan terkini sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang berhak menerima.
Menurut Bupati, keberhasilan program pemerintah tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Karena itu, seluruh pejabat diminta lebih fokus pada pencapaian outcome dibanding sekadar memenuhi target output administratif.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya membangun birokrasi yang adaptif, inovatif, dan terbuka terhadap kritik maupun masukan masyarakat. Aparatur sipil negara, lanjutnya, harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan menjadikan setiap masukan warga sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Birokrasi harus kreatif dan adaptif. Kritik maupun masukan dari masyarakat harus dijadikan bahan evaluasi dalam pelaksanaan program pembangunan daerah periode 2024-2029,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menitipkan amanah kepada seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi. Ia berharap para pejabat mampu menunjukkan kinerja terbaik serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Sumbawa Barat.
“Saya titipkan amanah ini, semoga bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam memperkuat kapasitas organisasi perangkat daerah guna mendukung pelaksanaan program pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Gad/Hms)