Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Kabupaten Sumbawa dinilai memiliki potensi kuat untuk menjadi lokasi pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (KSIGN). Penilaian tersebut merupakan hasil Pra Studi Kelayakan (Pra-FS) yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa Rahmat Hidayat SPi MT mengatakan, hasil ekspose Pra-FS menunjukkan Kabupaten Sumbawa memenuhi sejumlah kriteria yang dibutuhkan untuk pembangunan KSIGN.
“Berdasarkan analisis dan penilaian yang dilakukan Tim BRIN, seluruh aspek pendukung berada pada kondisi yang sangat baik, meliputi aspek geografis, topografis, dukungan masyarakat, kualitas air baku hingga kualitas garam yang dihasilkan petambak garam lokal,” ujar Rahmat dalam keterangan persnya, Senin (5/10).
Menurut Rahmat, berdasarkan hasil tersebut BRIN menyatakan kesiapan untuk mendorong dan merekomendasikan Kabupaten Sumbawa sebagai lokasi pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) bidang pergaraman.
Rekomendasi tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pencapaian target swasembada garam nasional.
Sebagai tindak lanjut Pra-FS, Tim BRIN akan melanjutkan kajian ke tahap Studi Kelayakan atau Feasibility Study (FS). Untuk mendukung tahapan tersebut, diperlukan addendum Naskah Kerja Sama (NKS) antara BRIN dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa.
Setelah ekspose hasil Pra-FS, Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga melakukan audiensi dengan Kepala BRIN beserta jajaran. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sumbawa Ir Syarafuddin Jarot MP memaparkan sejumlah potensi unggulan daerah serta peluang kerja sama dengan BRIN.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah melalui pemanfaatan riset dan inovasi.
Kepala BRIN menyatakan komitmen untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mengembangkan berbagai potensi daerah melalui pendekatan berbasis riset dan inovasi. (Gad/Hms)