PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Brida KSB Matangkan Inovator Hadapi Sayembara Riset NTB

Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), terus memperkuat pembinaan terhadap para inovator daerah sebagai persiapan menghadapi Sayembara Riset Daerah Brida Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026.

E
Penulis Editor
Tanggal 07 Aug 2026, 18:09 WITA
 Brida KSB Matangkan Inovator Hadapi Sayembara Riset NTB
Matangkan hasil riset para inovator daerah, Brida KSB beri pendampingan intensif jelang Sayembara Riset Daerah NTB 2026. KSB menargetkan karya lokal tembus 15 proposal terbaik di tingkat provinsi.

Sumbawa Barat, GaungNUSRA 

Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), terus memperkuat pembinaan terhadap para inovator daerah sebagai persiapan menghadapi Sayembara Riset Daerah Brida Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026. Langkah tersebut dilakukan dengan memberikan pendampingan intensif kepada para pemenang Anugerah Inovasi Daerah (AID) KSB agar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Kepala Brida KSB, Mars Anugerahinsyah, mengatakan pembinaan terhadap para inovator tidak berhenti setelah kompetisi tingkat kabupaten selesai. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen mengawal setiap karya inovasi agar terus berkembang dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

"Setelah dimatangkan di tingkat daerah, para pemenang kami dorong mengikuti kompetisi di tingkat provinsi. Pendampingan tetap kami lakukan, bukan hanya kepada para juara, tetapi juga kepada inovator lain yang memiliki potensi untuk mengembangkan gagasan dan hasil risetnya," ujar Mars, Kamis (6/8).

Ia menjelaskan, proses pendampingan meliputi penyempurnaan substansi riset, penguatan aspek kebaruan inovasi, hingga penyusunan proposal sesuai standar penilaian yang diterapkan dalam Sayembara Riset Daerah Brida NTB. Dengan demikian, setiap karya yang diusulkan diharapkan mampu memenuhi kriteria penilaian sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

Pada pelaksanaan Sayembara Riset Daerah Brida NTB 2026, panitia akan menyeleksi 15 proposal terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat. Menghadapi persaingan tersebut, Brida KSB mengaku optimistis inovasi yang lahir dari daerahnya mampu menembus daftar terbaik.

Optimisme tersebut didasarkan pada kualitas karya inovasi yang terus berkembang setiap tahun serta pola pembinaan berkelanjutan yang diterapkan Brida KSB. Menurut Mars, pengalaman mengikuti kompetisi di tingkat provinsi menjadi bekal penting bagi para inovator sebelum melangkah ke ajang yang lebih tinggi.

"Kami optimistis inovasi dari KSB mampu masuk dalam 15 proposal terbaik. Mengikuti kompetisi di tingkat provinsi merupakan tahapan yang sangat baik untuk mengasah kualitas inovasi sebelum nantinya bersaing di tingkat nasional," katanya.

Mars menambahkan, Brida KSB akan terus memperluas ruang kolaborasi dengan perangkat daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta masyarakat guna mendorong lahirnya inovasi yang aplikatif dan berdampak langsung bagi pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, pemerintah daerah berharap semakin banyak inovator lokal yang mampu mengharumkan nama KSB di tingkat provinsi maupun nasional. (Gbw) 

Bagikan Berita Ini: