PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Arus Mudik di Bandara Sumbawa Mulai Meningkat, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran

E
Penulis Editor
Tanggal 15 Mar 2026, 09:52 WITA
Arus Mudik di Bandara Sumbawa Mulai Meningkat, Puncak Diprediksi H-3 Lebaran
Ilustrasi: Bandar Udara Sultan Kaharuddin Sumbawa. (Foto:Istimewa)

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online

Aktivitas arus mudik melalui Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa mulai mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Otoritas bandara memprediksi puncak arus mudik melalui jalur udara akan terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Tri Pono Basuki Wijianto, mengatakan peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat sejak pertengahan pekan lalu dan diperkirakan terus bertambah pada akhir pekan.

Menurutnya, arus mudik melalui bandara setempat mulai meningkat pada Sabtu hingga Minggu, 14–15 Maret 2026. Namun, lonjakan jumlah penumpang tersebut masih tergolong moderat dibandingkan dengan bandara besar lainnya di Indonesia.

“Arus mudik melalui Bandara Sumbawa sudah dimulai pada Sabtu dan Minggu, 14–15 Maret 2026. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran,” ujar Tri Pono.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, pihak bandara telah mendirikan Posko Terpadu Lebaran sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Posko tersebut melibatkan unsur bandara, TNI, Polri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memantau pergerakan penumpang dan memastikan pelayanan berjalan optimal.

Saat ini terdapat tiga jadwal penerbangan yang melayani rute dari dan menuju Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, yakni dua kali penerbangan rute Sumbawa–Lombok serta satu penerbangan menuju Bali setiap hari.

Dalam setiap penerbangan, jumlah kursi yang terisi berkisar antara 30 hingga 40 penumpang. Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang menjelang Lebaran, tingkat keterisian kursi pesawat belum sepenuhnya mencapai kapasitas maksimal.

Tri Pono menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya harga tiket pesawat untuk rute Sumbawa menuju Lombok maupun Bali yang saat ini berkisar antara Rp900 ribu hingga Rp1,2 juta per orang. Selain itu, masyarakat juga memiliki alternatif moda transportasi lain seperti jalur darat dan laut serta program mudik gratis dari pemerintah.

Sementara itu, arus balik Lebaran melalui Bandara Sumbawa diperkirakan akan terjadi pada 27 hingga 28 Maret 2026. Selama periode libur Lebaran, seluruh petugas bandara tetap menjalankan tugas operasional sesuai jadwal untuk memastikan pelayanan penerbangan berjalan lancar. (Gad)

Bagikan Berita Ini: