PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

50 Calon PMI KSB Diberangkatkan ke Jakarta, Disiapkan Bekerja di Jepang

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memberangkatkan 50 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) gelombang pertama menuju Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Jakarta, Rabu (28/10).

E
Penulis Editor
Tanggal 30 Oct 2026, 17:46 WITA
50 Calon PMI KSB Diberangkatkan ke Jakarta, Disiapkan Bekerja di Jepang
Lepas 50 Calon PMI Gelombang Pertama ke Jepang, Bupati KSB Amar Nurmansyah Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Sumbawa Barat, GaungNUSRA

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memberangkatkan 50 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) gelombang pertama menuju Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Jakarta, Rabu (28/10). Mereka akan mengikuti pelatihan dan pembekalan sebelum dipersiapkan untuk bekerja di Jepang.

Dari total 50 peserta, terdiri atas 40 laki-laki dan 10 perempuan. Pemberangkatan dilakukan dalam dua tahap. Sebanyak 17 peserta telah berangkat lebih dahulu, sedangkan 33 peserta lainnya dijadwalkan menyusul pada Senin mendatang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB Slamet Riadi SPi MSi membenarkan pemberangkatan secara bertahap tersebut. Ia memastikan persiapan para calon PMI telah dilakukan sesuai rencana.

“Insya Allah hari Senin 33 orang, memang dibuat dua tahap,” terang Slamet, Rabu (28/10).

Sebelumnya, 50 peserta tersebut dinyatakan lolos seleksi setelah bersaing dengan 209 pendaftar. Mereka merupakan bagian dari program kerja sama strategis Pemkab KSB dengan mitra penyelenggara untuk membuka peluang kerja bagi tenaga kerja lokal di Jepang.

Dalam kesempatan pelepasan, Bupati Sumbawa Barat H Amar Nurmansyah ST MSi berpesan agar seluruh peserta mengikuti proses pembekalan dengan tekun, menjaga kondisi fisik, serta membawa nama baik daerah dan Indonesia.

“Keberhasilan kalian tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga nama baik Kabupaten Sumbawa Barat dan Indonesia,” tegas Amar.

Selama enam bulan di Jakarta, para peserta akan menjalani pelatihan yang mencakup penguatan fisik, mental, karakter, dan profesionalisme kerja. Materi pembekalan juga difokuskan pada kedisiplinan, penguasaan bahasa Jepang, serta literasi keuangan.

Pembekalan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para calon PMI untuk menghadapi lingkungan kerja di Jepang sekaligus mengelola penghasilan secara bijak sebagai persiapan masa depan. (Gbw)


 

Bagikan Berita Ini: