Sumbawa Barat, GaungNUSRAonline
Sebanyak 32 peserta dinyatakan lolos seleksi program beasiswa mekanik, hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sumbawa, UT School, dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN). Para peserta kini memasuki tahap akhir seleksi, berupa medical check-up (MCU) yang digelar sebagai penentu kelayakan, sebelum mengikuti pelatihan intensif di Jakarta.
Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sumbawa Barat, Randi Darmansyah, mengatakan pengumuman kelulusan telah disampaikan kepada peserta melalui surat elektronik sejak Selasa (14/4). Selanjutnya, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Asy-Syifa Sumbawa Barat, Rabu (15/4).
“Sebanyak 32 peserta dinyatakan lolos, masing-masing 16 orang dari Kabupaten Sumbawa Barat dan 16 orang dari Kabupaten Sumbawa. Ini akan dibagi dalam dua kelas paralel,” ujarnya.
Randi menjelaskan, proses seleksi berlangsung cukup ketat sejak tahap awal. Dari 894 pendaftar, hanya 648 peserta yang lolos seleksi administrasi. Kemudian, pada tahap tes potensi akademik (TPA), jumlah peserta mengerucut menjadi 395 orang, hingga akhirnya 211 peserta mengikuti tahap wawancara.
Dari jumlah tersebut, 207 peserta hadir dalam wawancara, dan selanjutnya hanya 32 orang yang dinyatakan lolos hingga tahap akhir MCU.
Ia menambahkan, proses seleksi dilakukan secara terbuka dan berbasis kompetensi, tanpa adanya intervensi pihak mana pun. Transparansi, kata dia, menjadi prinsip utama dalam program beasiswa tersebut.
“Kami pastikan seluruh proses berjalan sesuai kompetensi dan hasil yang diperoleh benar-benar berdasarkan kemampuan peserta,” tegasnya.
Randi juga menyebutkan, untuk kuota awal sempat direncanakan 21 peserta dari Sumbawa Barat. Namun akhirnya disesuaikan menjadi 16 peserta sesuai hasil seleksi dan kebutuhan program.
Para peserta yang lolos MCU dijadwalkan mengikuti seremoni pelepasan pada 24 April 2026, sebelum diberangkatkan ke Jakarta pada 25 April untuk mengikuti orientasi di UT School.
Selain program mekanik, pihaknya juga menyiapkan rencana pembukaan batch berikutnya untuk keahlian lain, seperti operator alat berat dan pengelasan. Program lanjutan tersebut akan memanfaatkan database peserta seleksi sebelumnya yang telah memenuhi standar kompetensi UT School. (Gbw)