Sumbawa Barat, GaungNUSRA
Sebanyak 216 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari delapan kecamatan tampil dalam Festival Laskar Undru Gebyar PAUD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Tahun 2026. Beragam penampilan anak mewarnai pembukaan festival yang berlangsung di Lapangan Graha Fitrah, Selasa (1/9).
Festival tersebut menjadi ruang bagi anak-anak PAUD untuk menunjukkan kemampuan, keberanian, dan kreativitas melalui berbagai kegiatan yang dikemas dalam suasana meriah. Para peserta mengikuti tiga mata lomba, yakni Tari Kreasi, Senam Anak Indonesia Hebat, dan Project Kelompok.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat melalui Bidang PAUD dan Pendidikan Non-Formal menggelar festival tersebut. Panitia membagi rangkaian kegiatan di dua lokasi, yakni Lapangan Graha Fitrah dan Aula Ki Hajar.
Sejak pembukaan, antusiasme peserta dan pendamping terlihat dalam berbagai aktivitas festival. Anak-anak tampil dengan beragam gerakan dan kreativitas yang telah mereka persiapkan bersama guru maupun pendamping di masing-masing satuan PAUD.
Melalui Tari Kreasi, peserta menampilkan gerakan yang disesuaikan dengan kemampuan dan karakter anak usia dini. Sementara pada lomba Senam Anak Indonesia Hebat, para peserta menunjukkan gerakan senam secara berkelompok dengan penuh semangat.
Project Kelompok juga memberikan ruang kepada anak untuk berkreasi bersama. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menunjukkan hasil karya, tetapi juga menjalani proses belajar melalui kerja sama dan aktivitas kelompok.
Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya masa PAUD dalam membangun karakter anak. Menurutnya, anak-anak PAUD berada pada fase usia emas yang perlu mendapatkan pendampingan dan pengalaman belajar secara tepat.
“Dengan cara yang baik di masa PAUD, maka jenjang berikutnya akan lebih mudah,” ujar Bupati.
Ia juga menilai kegiatan yang melibatkan anak-anak PAUD perlu terus mendapat ruang karena proses pendidikan pada usia dini tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di dalam kelas. Anak juga membutuhkan kesempatan untuk berinteraksi, berekspresi, bergerak, dan menunjukkan kreativitasnya.
Festival Laskar Undru Gebyar PAUD 2026 menghadirkan peserta dari delapan kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat. Ratusan anak tersebut, mengikuti kegiatan dengan didampingi guru dan pendamping dari masing-masing satuan pendidikan.
Pelaksanaan festival juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sumbawa Barat. Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus mendorong berbagai kegiatan yang dapat memperluas pengalaman belajar anak, sekaligus meningkatkan partisipasi mereka dalam pendidikan prasekolah.
Selain mengembangkan kreativitas, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada anak untuk membangun kepercayaan diri sejak usia dini. Penampilan di hadapan peserta lain, guru, pendamping, dan masyarakat menjadi pengalaman tersendiri bagi anak-anak yang mengikuti festival.
Festival Laskar Undru 2026 juga diarahkan untuk mendukung akselerasi dan implementasi Wajib Belajar 13 Tahun. Penguatan akses dan partisipasi anak dalam pendidikan prasekolah menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan program tersebut.
Rangkaian Festival Laskar Undru Gebyar PAUD Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2026 kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan berbagai mata lomba yang telah disiapkan panitia di Lapangan Graha Fitrah dan Aula Ki Hajar. (Gad/Hms)