Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, melantik dan mengambil sumpah 41 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula H Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (21/8).
Pelantikan tersebut mencakup tiga pejabat pengawas, 21 pejabat fungsional, dan 17 Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas. Pemerintah Kabupaten Sumbawa melakukan rotasi dan penugasan tersebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Dalam arahannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa pelantikan pejabat tidak sekadar menjadi seremoni kepegawaian. Menurutnya, jabatan membawa kepercayaan, tanggung jawab, serta harapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pelayanan pemerintah.
“Pelantikan bukan hanya seremoni kepegawaian, tetapi merupakan amanah yang membawa kepercayaan, tanggung jawab, dan harapan untuk menghadirkan energi baru serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati.
Ia secara khusus meminta para Kepala Puskesmas memperkuat pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Menurut dia, Puskesmas merupakan salah satu ujung tombak pemerintah karena berada paling dekat dengan masyarakat di wilayah kerja masing-masing.
Bupati menyebut Kabupaten Sumbawa memiliki 26 Puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah. Karena itu, ia meminta para Kepala Puskesmas mengubah pola pelayanan agar tidak hanya menunggu masyarakat datang ketika mengalami gangguan kesehatan.
Ia mendorong Puskesmas memperkuat kegiatan promotif dan preventif dengan turun langsung ke tengah masyarakat.
“Puskesmas harus semakin aktif menjaga agar masyarakat tidak jatuh sakit,” tegasnya.
Bupati meminta para Kepala Puskesmas mengenali kondisi wilayah kerja masing-masing secara langsung. Mereka juga harus memetakan persoalan kesehatan masyarakat, termasuk kebutuhan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.
Ia mendorong jajaran Puskesmas memperkuat deteksi dini, pencegahan stunting, edukasi kesehatan, serta pemanfaatan program pemeriksaan kesehatan gratis. Langkah tersebut, kata dia, harus berjalan secara aktif agar pemerintah dapat menangani persoalan kesehatan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Menurut Bupati, keberhasilan Puskesmas tidak cukup diukur dari jumlah pasien yang mendapatkan pelayanan. Ia meminta jajaran kesehatan juga mengukur keberhasilan dari kemampuan mencegah munculnya berbagai persoalan kesehatan sejak dini.
Selain pelayanan kesehatan, Bupati meminta para Kepala Tata Usaha memperkuat tata kelola administrasi di masing-masing unit kerja. Ia menekankan pentingnya pengelolaan kepegawaian, keuangan, aset, data, dan pelaporan secara tertib dan akuntabel.
Sementara itu, Bupati meminta pejabat fungsional terus mengembangkan kompetensi. Ia mendorong aparatur tidak berhenti belajar dan mampu mengikuti perubahan teknologi, perkembangan pola penyakit, serta kebutuhan masyarakat yang terus berubah.
Ia juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak menghindari keluhan masyarakat. Bupati menilai keluhan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan sekaligus menemukan prosedur yang masih perlu disederhanakan.
Menurut dia, penyederhanaan pelayanan tetap harus berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Aparatur harus mencari solusi atas persoalan masyarakat tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat mendapat penugasan baru sebagai Kepala UPT Puskesmas di berbagai kecamatan. Diah Rosanty SKepNs MKep NsSpKepKom, dipercaya memimpin UPT Puskesmas Kecamatan Moyo Utara.
Ns Dedi Zulkarnain SKep MMInov, mendapat tugas sebagai Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Lape, sedangkan Edi Yulianto SKM, menjabat Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Labangka.
Pemkab Sumbawa juga menugaskan dr Ronny Agung Nugroho sebagai Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Alas Barat. Selanjutnya, dr Silvia Estuarina memimpin UPT Puskesmas Kecamatan Labuhan Badas Unit I dan Sriharyani SKep Ns, memimpin UPT Puskesmas Kecamatan Labuhan Badas Unit II.
Ni Komang Artini Aristyawati SKM MPH, mendapat tugas sebagai Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit I. Sementara itu, Ratnawati SKM, memimpin UPT Puskesmas Kecamatan Moyo Hilir.
Penugasan berikutnya mencakup Siti Gaibul Gaibi SKep Ns, sebagai Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Orong Telu dan Rusli Sarif SKM, sebagai Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Plampang.
Pemkab Sumbawa juga menempatkan drg Nadiya Prihantini Usmani Putri, sebagai Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Empang. Endang Eriparida, SKM. dipercaya memimpin UPT Puskesmas Kecamatan Tarano, sedangkan Kurniawati STrGz SKM, menjadi Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Batulanteh.
Julyanti AMdKeb, mendapat penugasan sebagai Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Lenangguar. Sunaryo A.MdKep, memimpin UPT Puskesmas Kecamatan Lunyuk, Sri Kusmini SKM, memimpin UPT Puskesmas Kecamatan Lantung dan Trismawati AMdKep, mendapat tugas sebagai Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Ropang.
Selain melantik para Kepala UPT Puskesmas, Bupati Sumbawa juga melantik pejabat pengawas dan pejabat fungsional. Ia meminta seluruh pejabat baru segera menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing serta menjaga profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati juga meminta seluruh pejabat membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Ia menekankan pentingnya aparatur mendengar kebutuhan warga, merespons persoalan secara cepat, dan menggunakan setiap masukan sebagai bagian dari perbaikan pelayanan pemerintahan. (Gar/Hms)