PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

11 Kepala Sekolah di KSB Resmi Dikukuhkan

Sebanyak 11 kepala sekolah jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) resmi dikukuhkan oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj Hanipah SPt MMInov. Pengukuhan dilakukan di Aula Ki Hajar Dewantara KSB, Jumat (29/5).

E
Penulis Editor
Tanggal 03 Jun 2026, 04:05 WITA
11 Kepala Sekolah di KSB Resmi Dikukuhkan
Pengukuhan Kepala Sekolah oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj Hanipah SPt MMInov. di Aula Ki Hajar Dewantara KSB, Jumat (29/5).

Sumbawa Barat, GaungNUSRA Online 

Sebanyak 11 kepala sekolah jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) resmi dikukuhkan oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj Hanipah SPt MMInov. Pengukuhan dilakukan di Aula Ki Hajar Dewantara KSB, Jumat (29/5).

Pengukuhan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari agenda administratif pemerintahan daerah, tetapi juga merupakan peneguhan amanah bagi para kepala sekolah untuk memimpin satuan pendidikan dengan lebih profesional, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

Dalam sambutannya, Hj Hanipah menegaskan, bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pendidikan. Kepala sekolah bertanggung jawab menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas, sekaligus mampu menjawab berbagai tantangan perkembangan zaman.

Menurutnya, transformasi dunia pendidikan yang berlangsung sangat cepat menuntut kepala sekolah untuk terus belajar dan beradaptasi dengan berbagai perubahan. Terutama dalam pemanfaatan teknologi dan pengembangan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.

Ia menekankan bahwa kepala sekolah tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin pembelajar yang mendorong lahirnya inovasi dan budaya belajar yang positif di lingkungan sekolah.

“Sekolah diharapkan menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan memerdekakan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara guru, orang tua, komite sekolah, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik,” ujarnya.

Menurut Hj Hanipah, keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada sekolah. Diperlukan sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan, agar proses pendidikan mampu menghasilkan generasi yang berkarakter, kompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Karena itu, para kepala sekolah yang baru dikukuhkan diharapkan mampu membangun komunikasi yang efektif dengan para guru, orang tua, komite sekolah, serta masyarakat di lingkungan masing-masing. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan produktif.

Selain menyoroti aspek kepemimpinan dan kolaborasi, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga budaya gotong royong yang selama ini menjadi salah satu kekuatan masyarakat Sumbawa Barat. Nilai-nilai kebersamaan tersebut, menurutnya, harus terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sekolah sehari-hari.

Ia juga meminta seluruh kepala sekolah untuk memberikan perhatian serius terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah. Lingkungan belajar yang bersih dan tertata diyakini dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif sekaligus membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan.

Pada kesempatan itu, Hj Hanipah turut menekankan pentingnya memastikan berbagai program bantuan pendidikan dari pemerintah, dapat diterima oleh siswa yang berhak. Salah satunya melalui Program Kartu Sumbawa Barat Maju yang menjadi instrumen pemerintah daerah, dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran penting dalam memastikan program tersebut berjalan tepat sasaran. Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik yang membutuhkan.

Pengukuhan 11 kepala sekolah tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kualitas tata kelola pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat. Dengan kepemimpinan yang visioner, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan, sekolah diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya menghasilkan prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang unggul.

“Dengan kepemimpinan yang profesional, adaptif, dan kolaboratif, kualitas pendidikan di Sumbawa Barat diharapkan terus meningkat dan mampu menjawab tantangan masa depan,” pungkasnya. (Gad/Hms)

Bagikan Berita Ini: