Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, melepas 10 lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Kabupaten Sumbawa untuk mengikuti Program Latihan Kerja Industri (PLKI) di PT Panasonic Manufacturing Indonesia. Program tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi generasi muda Sumbawa untuk memperoleh pengalaman kerja di sektor industri sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja daerah.
Pelepasan berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Sumbawa, Rabu (22/7). Kesepuluh peserta merupakan lulusan SMK terpilih dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa yang berhasil lolos proses seleksi.
Selama mengikuti program, para peserta akan menjalani pelatihan kerja selama dua tahun di PT Panasonic Manufacturing Indonesia. Selain memperoleh pengalaman kerja di industri manufaktur, mereka juga berpeluang mengikuti program magang lanjutan di Jepang apabila memenuhi standar kompetensi dan kualifikasi yang ditetapkan perusahaan.
Dalam arahannya, Wabup Sumbawa, Mohamad Ansori mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumbawa meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap dunia kerja. Menurutnya, program ini sejalan dengan salah satu dari 12 program prioritas pemerintahan Jarot–Ansori, yakni mencetak tenaga kerja yang unggul, terampil, dan mandiri.
"Pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terus berupaya membuka peluang kerja bagi generasi muda Sumbawa agar memiliki kompetensi dan mampu bersaing di dunia industri," ujarnya.
Wabup mengingatkan para peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Ia menilai tidak semua lulusan memiliki kesempatan untuk mengikuti pelatihan di perusahaan berskala nasional, sehingga peluang tersebut harus dijadikan sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman kerja.
"Kesempatan untuk sampai pada tahap ini tidaklah mudah. Karena itu, manfaatkan dengan sebaik-baiknya dan jangan disia-siakan," pesannya.
Ia juga meminta para peserta menjaga disiplin, menunjukkan etos kerja yang baik, serta menjaga nama baik Kabupaten Sumbawa selama mengikuti pelatihan. Sikap profesional, menurutnya, menjadi salah satu faktor penting yang akan menentukan keberhasilan peserta dalam meniti karier di dunia industri.
Lebih lanjut, Wabup berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan PT Panasonic Manufacturing Indonesia dapat terus berlanjut dan berkembang pada tahun-tahun mendatang. Program tersebut dinilai tidak hanya membuka kesempatan kerja bagi lulusan SMK, tetapi juga menjadi investasi dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan siap menghadapi kebutuhan industri.
"Jadilah pribadi yang memiliki kemampuan dan kompetensi. Jangan hanya berpikir untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi kelak juga harus mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat," katanya.
Pada kesempatan itu, Wabup juga meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumbawa terus memperluas jejaring kerja sama dengan perusahaan-perusahaan nasional maupun internasional. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi angkatan kerja asal Sumbawa sekaligus menekan angka pengangguran di daerah. (Gad/Hms)