Sumbawa Barat, GaungNUSRA Online
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melaksanakan silaturahim dan studi tiru ke Baznas dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Kamis (21/5). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola zakat daerah, khususnya terkait penghimpunan zakat perusahaan rekanan pemerintah daerah sebesar 2,5 persen.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Baznas Kabupaten Sumbawa Barat itu berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Selain menjadi ajang berbagi pengalaman, pertemuan tersebut juga membahas strategi penguatan pengelolaan zakat yang dinilai mampu mendukung pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat.
Rombongan Baznas Kabupaten Sumbawa dipimpin Wakil Ketua IV, M Lutfi Makki SPd MSi, didampingi Kepala Bidang Pengumpulan, Penyaluran dan Pendayagunaan Baznas Kabupaten Sumbawa, Pahriyadi SAP.
Turut hadir dalam rombongan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, di antaranya Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sumbawa, H Yudi Patria Negara ST MM, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sumbawa, Erma Hadi Suryani ST MMInov, Kasubbid Belanja Daerah BKAD Sumbawa, Zaidurrahman, Aida Nurjannah dan Febirizki Damayanti dari Pranata Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sumbawa, serta Yoes Syifa’ Farlari dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Sumbawa.
Kedatangan rombongan disambut langsung Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa Barat, HM Jafar Yusuf SSos, bersama jajaran pimpinan Baznas KSB, yakni Wakil Ketua I, H Firmansyah SPd MM, Wakil Ketua II, Ardiansyah SH, Wakil Ketua III, H Tobrani SIP MSi dan Wakil Ketua IV, Ir Ramli Sertini.
Turut mendampingi dari unsur Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Kepala BPKAD KSB, Amir S dan Iwan Indrawan A dari Bagian Kesra Kabupaten Sumbawa Barat, beserta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Baznas KSB, HM Jafar Yusuf, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, pengelolaan zakat yang optimal memerlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, Baznas, dan pelaku usaha.
“Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Ketika pemerintah daerah dan Baznas berjalan bersama, manfaat zakat akan semakin luas dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama Baznas KSB telah lebih dahulu menerapkan pola penghimpunan zakat perusahaan dari para rekanan pemerintah daerah, baik perusahaan yang memperoleh pekerjaan melalui mekanisme penunjukan langsung maupun tender proyek pemerintah.
Menurutnya, pola penghimpunan zakat tersebut dilakukan melalui pendekatan persuasif, edukatif, dan kolaboratif sehingga mendapat dukungan positif dari berbagai perusahaan mitra pemerintah daerah.
Sementara itu, Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Sumbawa, M Lutfi Makki, mengatakan studi tiru tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola zakat di Kabupaten Sumbawa.
“Kami datang untuk belajar dan menggali pengalaman terbaik dari Kabupaten Sumbawa Barat yang telah berhasil membangun sistem pengumpulan zakat perusahaan. Semoga apa yang diperoleh hari ini dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan pengumpulan zakat di Kabupaten Sumbawa,” katanya.
Ia berharap ke depan Kabupaten Sumbawa dapat menerapkan skema penghimpunan zakat perusahaan sebesar 2,5 persen dari keuntungan perusahaan, khususnya perusahaan-perusahaan yang menjadi rekanan pemerintah daerah.
Menurutnya, potensi zakat perusahaan di Kabupaten Sumbawa sangat besar dan dapat menjadi sumber pendanaan sosial yang berdampak langsung terhadap pengentasan kemiskinan, sektor pendidikan, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Diskusi antara kedua daerah berlangsung interaktif dengan membahas berbagai tantangan dan strategi pengelolaan zakat. Selain mempererat silaturahim antarlembaga, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pembangunan daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Kegiatan silaturahim dan studi tiru ditutup dengan sesi diskusi teknis, foto bersama, serta harapan agar kerja sama dan komunikasi antara Baznas Kabupaten Sumbawa dan Baznas Kabupaten Sumbawa Barat terus terjalin demi kemaslahatan umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Pulau Sumbawa. (Gam)