PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Serapan Anggaran Triwulan II Sumbawa Baru 30 Persen

Realisasi serapan anggaran pembangunan di Kabupaten Sumbawa hingga triwulan II tahun 2026, baru mencapai sekitar 30 persen.

E
Penulis Editor
Tanggal 21 May 2026, 11:04 WITA
Serapan Anggaran Triwulan II Sumbawa Baru 30 Persen
Asisten II Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online 

Realisasi serapan anggaran pembangunan di Kabupaten Sumbawa hingga triwulan II tahun 2026, baru mencapai sekitar 30 persen. Pemerintah daerah pun terus mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar mempercepat pelaksanaan program dan penuntasan perencanaan kegiatan.

Asisten II Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, mengatakan capaian serapan anggaran tersebut masih dipengaruhi proses penyesuaian alokasi anggaran pada sejumlah program pembangunan daerah.

“Serapan anggaran akan terus kami pacu karena sebelumnya terjadi perubahan alokasi anggaran yang tersedia, sehingga perlu dilakukan penyesuaian kembali terhadap program perencanaan di masing-masing OPD,” ujarnya, Rabu (20/5).

Meski demikian, pemerintah daerah optimistis realisasi anggaran akan meningkat pada triwulan berikutnya. Pemkab Sumbawa menargetkan capaian serapan anggaran dapat menembus angka 50 persen pada triwulan III seiring percepatan pelaksanaan program pembangunan.

Menurut Suharmaji, seluruh OPD telah diminta segera menuntaskan proses perencanaan, agar kegiatan yang telah diprogramkan dapat berjalan maksimal.

“Kami sudah meminta seluruh OPD untuk segera menyelesaikan perencanaannya sehingga kegiatan pembangunan dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.

Selain percepatan serapan anggaran daerah, Pemkab Sumbawa juga memastikan sejumlah Program Strategis Nasional (PSN) di daerah berjalan sesuai rencana atau on the track. Beberapa program tersebut di antaranya pembangunan melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD), program hilirisasi unggas, Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), hingga proyek pembangunan ruas jalan Lenangguar-Lunyuk yang menjadi program prioritas Pemerintah Provinsi NTB.

Suharmaji menjelaskan, berdasarkan data realisasi keuangan daerah per 18 Mei 2026, capaian pendapatan daerah masih berada di kisaran 29,18 persen atau sebesar Rp553,15 miliar dari total target Rp1,89 triliun.

Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari target Rp251,48 miliar baru terealisasi Rp62,70 miliar atau 24,93 persen. Sementara pendapatan transfer dari target Rp1,63 triliun terealisasi Rp490,44 miliar atau 30,05 persen.

Adapun kategori lain-lain pendapatan daerah yang sah dengan target Rp12 juta hingga saat ini belum terealisasi.

Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat mencapai Rp511,26 miliar atau 26,21 persen dari total pagu belanja Rp1,95 triliun.

Belanja operasi menjadi komponen terbesar dengan realisasi Rp441,51 miliar atau 27,09 persen dari pagu Rp1,62 triliun. Sedangkan belanja modal baru terealisasi Rp2,40 miliar atau 4,74 persen dari pagu Rp50,64 miliar.

Untuk belanja tidak terduga, realisasi mencapai Rp6,27 miliar atau 49,70 persen dari pagu Rp12,61 miliar. Sementara belanja transfer terealisasi Rp61,07 miliar atau 23,75 persen dari total pagu Rp257,18 miliar.

Pemkab Sumbawa berharap percepatan pelaksanaan program pembangunan dan penyesuaian administrasi di masing-masing OPD dapat mendongkrak serapan anggaran pada semester kedua tahun ini sehingga target pembangunan daerah dapat tercapai sesuai rencana. (Gad)

Bagikan Berita Ini: