Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online
Satu ekor sapi kurban bantuan kemasyarakatan (Banmas) dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk masyarakat Kabupaten Sumbawa telah tiba. Sapi jenis Angus Cross dengan bobot mencapai 1.040 kilogram itu merupakan milik peternak asal Lombok Tengah Ahmad Dimiati, yang dibeli pemerintah melalui Kementerian Pertanian RI dengan harga Rp145 juta.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa, Saifuddin SP, mengatakan sapi kurban Presiden tersebut sudah berada di Sumbawa sejak tiga hari lalu dan kini ditempatkan di Masjid Darussalam YAMP Kebayan Sumbawa Besar.
“Sapi bantuan Presiden sudah tiba di Sumbawa dan saat ini berada di lokasi Masjid Darussalam YAMP Kebayan sebagai tempat pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah,” ujarnya, Senin (25/5).
Menurut Saifuddin, sapi kurban tersebut akan dipotong pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada 27 Mei 2026. Daging kurban selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat melalui panitia kurban setempat.
Selain sapi bantuan Presiden untuk masyarakat Sumbawa, Kabupaten Sumbawa juga menyumbangkan satu ekor sapi kurban untuk wilayah Bima dalam program Banmas Presiden RI. Sapi jenis Fries Holland (FH) dengan bobot 940 kilogram tersebut merupakan milik peternak asal Dusun Limung Kecamatan Moyo Utara, Junaidi Edo.
Saifuddin menjelaskan, sapi asal Sumbawa itu dibeli pemerintah dengan harga Rp100 juta dan menjadi salah satu dari 11 sapi kurban bantuan Presiden untuk Provinsi NTB.
“Sapi milik peternak asal Moyo Utara tersebut dijadwalkan dikirim ke Bima pada Selasa (26/5) untuk kebutuhan kurban Presiden di wilayah tersebut,” katanya.
Menjelang pelaksanaan Iduladha, DPKH Kabupaten Sumbawa juga meningkatkan pengawasan kesehatan hewan kurban. Sebanyak 180 petugas kesehatan hewan telah diterjunkan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa untuk melakukan pemeriksaan terhadap ternak yang akan dikurbankan.
Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan hewan kurban memenuhi syarat serta aman untuk dikonsumsi masyarakat. Pengawasan meliputi pemeriksaan fisik, kesehatan umum ternak, hingga kelayakan hewan sebelum dipotong.
“Sejak tiga hari terakhir, petugas kesehatan hewan sudah turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban di masing-masing kecamatan dan sejauh ini berjalan dengan baik,” ungkap Saifuddin.
Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin keamanan dan kesehatan hewan kurban selama pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Sumbawa. (Gad)