Lunyuk, GaungNUSRA Online
Upaya rehabilitasi lahan pengganti yang dilaksanakan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) di wilayah Kecamatan Lunyuk, terus mendapat perhatian dan pengawasan dari berbagai pihak. Pada Rabu 10 Juni 2026, jajaran Polsek Lunyuk bersama sejumlah instansi terkait melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program tersebut di Dusun Jelapang Desa Lunyuk Rea Kecamatan Lunyuk.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 Wita hingga 13.00 Wita itu dihadiri Manajer Supten Reklamasi PT AMNT, Haji Mara, Kapolsek Lunyuk, Iptu Lalu Eka Prahardian SAP MMInov, Kepala Bidang Pengelolaan DAS dan Konservasi, Burhanudin, Kepala Balai KPH Wilayah IV Brang Beh, Ahyar SHut MLing, Kasi Perencanaan, Dindin Saifudin SHut MMInov, Kepala Desa Lunyuk Rea, Rendra Saputra, Fungsional Madya KPH, Dedy Purwanto SP MSi, perwakilan PT AMNT, serta personel Polsek Lunyuk.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan yang telah direhabilitasi. Pemantauan difokuskan pada tingkat pertumbuhan tanaman, proses pemeliharaan lahan, serta berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program berlangsung.
Selain melakukan inspeksi lapangan, tim monitoring juga berdialog dengan masyarakat dan kelompok tani yang terlibat dalam program rehabilitasi lahan. Dialog tersebut bertujuan untuk memperoleh informasi terkait perkembangan kegiatan, manfaat yang dirasakan masyarakat, sekaligus menampung berbagai masukan dan harapan terhadap keberlanjutan program di masa mendatang.
Dari hasil pemantauan di lapangan, program rehabilitasi lahan pengganti yang dilaksanakan PT AMNT dinilai berjalan dengan baik. Tanaman yang telah ditanam menunjukkan tingkat pertumbuhan yang cukup baik dan proses pemeliharaan lahan terus dilakukan sesuai rencana.
Kapolres Sumbawa melalui Kapolsek Lunyuk, Iptu Lalu Eka Prahardian, mengatakan bahwa kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk pengawasan. Sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan lahan secara berkelanjutan, di wilayah Kecamatan Lunyuk.
“Kami berharap seluruh pihak tetap menjaga koordinasi dan kerja sama yang baik guna mendukung keberhasilan program rehabilitasi lahan ini. Sinergi antara perusahaan, pemerintah desa, kelompok tani, dan instansi terkait sangat penting agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Eka.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Agar seluruh tahapan program dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.
Berdasarkan hasil monitoring, program rehabilitasi lahan pengganti PT AMNT mendapat dukungan positif dari masyarakat setempat. Keberadaan program tersebut, dinilai tidak hanya berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, yang terlibat dalam kegiatan pemeliharaan dan pengelolaan lahan.
Kedepan, koordinasi dan sinergi yang berkelanjutan antara PT AMNT, pemerintah desa, kelompok tani, serta seluruh unsur terkait dinilai perlu terus diperkuat. Hal ini penting, guna memastikan keberhasilan program rehabilitasi lahan, sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Lunyuk. (Gar)