PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Pemkab Sumbawa Perkuat Pemetaan Stunting

Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkuat pemetaan kondisi dan penentuan sasaran intervensi dalam upaya mempercepat penurunan stunting.

E
Penulis Editor
Tanggal 25 Sep 2026, 12:00 WITA
 Pemkab Sumbawa Perkuat Pemetaan Stunting
Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Sumbawa Gelar Rapat Aksi 2 Pemetaan Data & Intervensi

Sumbawa Besar, GaungNUSRA

Pemerintah Kabupaten Sumbawa memperkuat pemetaan kondisi dan penentuan sasaran intervensi dalam upaya mempercepat penurunan stunting. Langkah tersebut dibahas melalui rapat Aksi 2 Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Sumbawa, Rabu (23/9).

Rapat tersebut menjadi bagian dari tahapan percepatan penurunan stunting yang menitikberatkan pada pemetaan kondisi di lapangan, identifikasi kelompok sasaran, serta penyusunan kebutuhan intervensi berdasarkan data.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, serta anggota Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sumbawa mengikuti pembahasan tersebut.

Tim lintas sektor membahas hasil pemetaan yang telah dilakukan untuk melihat kondisi wilayah dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dalam program penanganan stunting. Tim juga mengidentifikasi kebutuhan intervensi agar setiap program perangkat daerah dapat diarahkan sesuai persoalan yang ditemukan di wilayah sasaran.

Pembahasan Aksi 2 tidak hanya melihat persoalan stunting dari sisi kesehatan. Pemerintah daerah juga memasukkan berbagai faktor yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak, mulai dari pola asuh keluarga, ketersediaan pangan bergizi, sanitasi, hingga kondisi sosial dan lingkungan tempat anak tumbuh.

Pemetaan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menentukan prioritas program. Dengan dukungan data yang lebih terarah, perangkat daerah dapat menyusun intervensi berdasarkan kebutuhan masing-masing kelompok sasaran dan wilayah.

Rapat juga mendorong perangkat daerah untuk memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan program. Pemerintah kecamatan dan desa, tenaga kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya perlu terlibat dalam memastikan sasaran intervensi teridentifikasi dengan tepat.

Selain menentukan kelompok sasaran, tim juga membahas kebutuhan program yang harus berjalan secara terintegrasi. Setiap perangkat daerah diharapkan dapat mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya sehingga penanganan stunting tidak berjalan secara parsial.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa juga menempatkan pemanfaatan data sebagai salah satu dasar dalam penyusunan kebijakan. Data hasil pemetaan dapat digunakan untuk membaca kondisi sasaran, menentukan bentuk intervensi, serta menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat di tingkat wilayah.

Melalui mekanisme tersebut, pelaksanaan intervensi penanganan stunting diarahkan agar perangkat daerah tidak hanya menjalankan program berdasarkan kegiatan rutin, tetapi juga menyesuaikannya dengan kondisi dan kebutuhan kelompok sasaran yang telah teridentifikasi.

Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sumbawa selanjutnya terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan program, termasuk dengan pemerintah kecamatan dan desa serta unsur terkait lainnya. (Gad/Hms) 

Bagikan Berita Ini: