Sumbawa Besar, GaungNUSRAonline
Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, menunjukkan komitmen terhadap efisiensi energi dan perubahan budaya kerja aparatur, dengan memberi teladan langsung. Pada Senin (30/3) pagi, ia bersepeda dari Pendopo menuju Kantor Bupati. Hal ini sebagai bagian dari upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM), sekaligus mendorong pola hidup sehat di lingkungan pemerintahan.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari ajakan yang disampaikannya dalam kegiatan Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Sumbawa, sehari sebelumnya. Menurut Bupati, perubahan tidak cukup hanya disampaikan melalui imbauan, tetapi harus dimulai dari tindakan nyata pimpinan.
“Kalau ingin mengajak, harus dimulai dari diri sendiri. Ini langkah kecil, tapi kalau dilakukan bersama, dampaknya akan besar,” ujarnya.
Aksi bersepeda ini mendapat respons positif dari aparatur sipil negara (ASN). Sejumlah pegawai mulai mengikuti langkah tersebut, sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Sekaligus kontribusi dalam mengurangi konsumsi energi di lingkungan kerja.
Tidak hanya itu, komitmen efisiensi juga ditunjukkan saat Bupati menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Dalam kesempatan tersebut, ia bersama jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), menggunakan dua unit bus secara bersamaan menuju gedung DPRD.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk konkret penghematan BBM. Sekaligus upaya membangun kebiasaan baru, dalam mobilitas pemerintahan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Dalam pidato pengantarnya di hadapan sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Bupati juga menyinggung tantangan energi global yang berpotensi berdampak hingga ke daerah. Meski kondisi ketersediaan BBM di Sumbawa masih relatif aman, ia menegaskan pentingnya langkah antisipatif sejak dini.
“Efisiensi energi harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah harus memulai, agar bisa menjadi contoh bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain menyampaikan pesan terkait efisiensi energi, Bupati turut memaparkan capaian pembangunan daerah melalui LKPJ Tahun Anggaran 2025. Ia menyebut berbagai program yang dijalankan selama satu tahun terakhir menjadi fondasi awal dalam mewujudkan arah pembangunan Kabupaten Sumbawa ke depan.
Kombinasi antara kebijakan, imbauan, dan aksi nyata yang ditunjukkan Bupati dinilai mencerminkan gaya kepemimpinan yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga implementatif di lapangan. Dari bersepeda ke kantor hingga penggunaan transportasi bersama menuju DPRD, pesan yang disampaikan menjadi jelas. Yakni, perubahan dan efisiensi harus dimulai dari pemerintah itu sendiri. (Gac/Hms)