PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Pemanah Sumbawa Borong Medali di IWFA 2026

Kontingen panahan Kabupaten Sumbawa, mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Indonesia World Field Archery (IWFA) 2026 yang digelar di Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.

E
Penulis Editor
Tanggal 05 Aug 2026, 17:33 WITA
 Pemanah Sumbawa Borong Medali di IWFA 2026
Kontingen panahan Sumbawa sukses menembus podium diajang Indonesia World Field Archery 2026

Gili Trawangan, GaungNUSRA 

Kontingen panahan Kabupaten Sumbawa, mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Indonesia World Field Archery (IWFA) 2026 yang digelar di Gili Trawangan Kabupaten Lombok Utara, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026. Atlet-atlet Bumi Samawa berhasil meraih sejumlah medali di berbagai nomor pertandingan. Prestasi ini sekaligus menunjukkan daya saing mereka pada kejuaraan field archery, yang diikuti pemanah dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara.

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari itu mempertandingkan berbagai kategori dengan lintasan alam terbuka. Dimana kategori ini menuntut ketepatan membidik, ketahanan fisik, serta kemampuan beradaptasi terhadap medan. Dalam persaingan yang berlangsung ketat, para atlet Sumbawa mampu menembus podium di nomor Recurve maupun Barebow.

Pada kategori Recurve, atlet Syabab Archery Samawa, Farhan, berhasil mempersembahkan medali perunggu setelah mengumpulkan total skor 241 dari dua hari perlombaan. Posisi juara pertama diraih Mirza Febrianti P dari CPMA dengan total skor 298. Sedangkan peringkat kedua ditempati M Azri Hawwari, juga dari CPMA, dengan raihan 294 poin.

Prestasi lainnya datang dari nomor Barebow Men. Atlet Brotherhood Archery Sumbawa, Agus Subandi, sukses meraih medali perak setelah mengoleksi total skor 257. Menariknya, Agus mencatatkan skor yang sama dengan peraih medali emas, Ragil Giri dari Star Shooter Academy. Penentuan juara akhirnya dilakukan melalui coin toss (undian koin) sesuai ketentuan pertandingan karena kedua atlet memiliki total nilai identik. Sementara itu, atlet Sumbawa lainnya, Muhammad Ali dari Mayung Archery, harus puas finis di peringkat keempat dengan total skor 236.

Sumbawa juga menunjukkan kekuatan pada nomor Barebow Women. Atlet Komunitas Panahan Sumbawa (KPS), Meifiayan Zakiah, berhasil menyabet medali perak setelah tampil konsisten sepanjang pertandingan. Medali emas diraih Prabawati dari Star Shooter Academy, sedangkan medali perunggu menjadi milik Evi Filsiani dari Raja Rumi Radal.

Keberhasilan para atlet tersebut menjadi bukti hasil pembinaan yang terus dilakukan klub-klub panahan di Kabupaten Sumbawa. Persaingan yang dihadapi tidak ringan mengingat kejuaraan IWFA 2026 diikuti puluhan atlet dari berbagai klub dan akademi panahan nasional maupun luar negeri yang memiliki pengalaman bertanding di level tinggi.

Tidak hanya mengukir prestasi melalui atlet, Kabupaten Sumbawa juga mendapat kepercayaan mengirimkan sejumlah perangkat pertandingan pada ajang bergengsi tersebut. Lima wasit asal Sumbawa terlibat langsung dalam menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan, yakni Eko Wibowo, Muhammad Sirajuddin, Firmansyah Malanuang, Andi Rahmad, serta M. Jurnawi Fachruddin yang bertugas sebagai Chief of Judges (COJ) atau Director of Judges.

Keterlibatan para wasit bersama raihan medali para atlet menjadi indikator bahwa kualitas sumber daya manusia olahraga panahan di Kabupaten Sumbawa terus berkembang. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat posisi Sumbawa sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam cabang olahraga panahan. (Gam) 

Bagikan Berita Ini: