PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Kemenag Yakin Kafilah Sumbawa Tampil Bernilai

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, H Faisal SAg MMInov, optimistis kafilah Kabupaten Sumbawa mampu menampilkan performa terbaik pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026.

E
Penulis Editor
Tanggal 10 Jun 2026, 02:46 WITA
Kemenag Yakin Kafilah Sumbawa Tampil Bernilai
Ilustrasi: Kemenag Yakin Kafilah Sumbawa Tampil Bernilai

Lombok Tengah, GaungNUSRA Online 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, H Faisal SAg MMInov, optimistis kafilah Kabupaten Sumbawa mampu menampilkan performa terbaik pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026. Optimisme tersebut disampaikannya saat menghadiri Malam Ta’aruf MTQ yang digelar di Halaman Kantor Bupati Lombok Tengah, Senin (8/6).

Menurut H Faisal, keikutsertaan kafilah Kabupaten Sumbawa dalam ajang MTQ tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi dan perolehan nilai. Lebih dari itu, para peserta diharapkan mampu menampilkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap penampilan dan perilaku selama mengikuti rangkaian kegiatan MTQ.

“Alhamdulillah, Kabupaten Sumbawa dengan kekuatan 120 peserta, mudah-mudahan bisa berjuang dengan sebaik-baiknya. Karena kami yakin bukan sekadar mengumpulkan nilai, tetapi bagaimana kafilah Sumbawa itu bernilai,” ujarnya.

Ia menegaskan, semangat yang dibawa kafilah Kabupaten Sumbawa adalah menjadikan MTQ sebagai wadah syiar Islam sekaligus sarana membangun karakter generasi Qur’ani yang mampu mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, H Faisal juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah selaku tuan rumah penyelenggara MTQ ke-31 Provinsi NTB. Menurutnya, sambutan hangat yang diberikan kepada seluruh peserta menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Lombok Tengah yang telah menyambut kami dengan luar biasa, serta memberikan armada transportasi yang maksimal dan tempat terbaik bagi kami. Semoga ini membawa keberkahan bagi kafilah Sumbawa, dan kebaikan itu akan kami bawa kembali ke Kabupaten Sumbawa,” katanya.

Kehadiran kafilah Kabupaten Sumbawa pada Malam Ta’aruf turut didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Jayakusuma SSos. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh keakraban dengan dihadiri seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-NTB.

Malam Ta’aruf menjadi momentum penting bagi para peserta untuk saling mengenal sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah sebelum mengikuti berbagai cabang perlombaan yang akan berlangsung selama pelaksanaan MTQ.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri SIP MAP dalam sambutannya memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah yang berhasil diraih dalam beberapa tahun terakhir. Diantaranya penurunan angka kemiskinan, penanganan stunting, hingga penguatan sektor ketahanan pangan yang menjadikan Lombok Tengah sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Selain memaparkan capaian pembangunan, Pathul Bahri juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta MTQ. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas kesehatan, sarana transportasi, hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya selama kegiatan berlangsung.

Di tempat yang sama, Asisten I Setda Sumbawa, Jayakusuma SSos, menyatakan bahwa keikutsertaan Kabupaten Sumbawa dalam MTQ merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam membina generasi Qur’ani yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Menurutnya, MTQ bukan hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga sarana membangun karakter serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

MTQ ke-31 Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari dengan diikuti seluruh kabupaten dan kota se-NTB. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga menjadi media mempererat silaturahmi antardaerah, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta menumbuhkan generasi yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (Gac/Hms)

Bagikan Berita Ini: