PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Jembatan Garuda Dibangun, Akses Antar Desa Dipercepat

Pembangunan Jembatan Garuda resmi dimulai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipusatkan di Desa Gontar Kecamatan Alas Barat, Senin (30/3).

E
Penulis Editor
Tanggal 31 Mar 2026, 18:23 WITA
 Jembatan Garuda Dibangun, Akses Antar Desa Dipercepat
Ilustrasi: Jembatan Garuda Dibangun, Akses Antar Desa Dipercepat

Sumbawa Besar, GaungNUSRAonline 

Pembangunan Jembatan Garuda resmi dimulai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dipusatkan di Desa Gontar Kecamatan Alas Barat, Senin (30/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis nasional untuk memperkuat konektivitas wilayah pedesaan.

Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Sumbawa, Rachman Ansori menghadiri langsung kegiatan tersebut bersama jajaran TNI dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Acara berlangsung di wilayah teritorial Kodim 1607/Sumbawa dan diikuti secara serentak di sejumlah titik melalui sambungan daring.

Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo ST, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Program Jembatan Garuda merupakan inisiatif pemerintah pusat yang dijalankan bersama TNI Angkatan Darat. Program ini menargetkan pembangunan ratusan jembatan gantung perintis di berbagai daerah di Indonesia.

“Program ini bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah serta memperluas akses masyarakat, khususnya di bidang ekonomi dan pendidikan, sekaligus mengurangi dampak keterisolasian dan risiko bencana di pedesaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan tahap awal di Kabupaten Sumbawa mencakup tiga lokasi, yakni Desa Gontar di Kecamatan Alas Barat, Desa Kerekeh di Kecamatan Unter Iwes, serta Desa Labuhan Badas di Kecamatan Labuhan Badas.

Selanjutnya, pembangunan akan dilanjutkan ke sejumlah desa lain, antara lain Desa Lekong (Kecamatan Alas Barat), Desa Lebangkar dan Desa Ropang (Kecamatan Ropang), Desa Selante (Kecamatan Plampang), Desa Kelungkung (Kecamatan Batulanteh), serta Desa Mata (Kecamatan Tarano).

Dandim juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, pemerintah desa, hingga masyarakat untuk mendukung program tersebut sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sementara itu, dalam sambutan tertulis Bupati Sumbawa yang dibacakan Rachman Ansori, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran TNI atas inisiatif pembangunan tersebut.

Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat agar pembangunan dapat berjalan optimal,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga momentum pembangunan agar terus bergerak dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Kegiatan peletakan batu pertama ini dipimpin secara daring oleh Kepala Staf Daerah Militer IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, yang mengoordinasikan pelaksanaan di seluruh wilayah Kodam IX/Udayana.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Forkopimda, Komandan Batalyon Infanteri TP 835/Samota Yudha Bhakti Letkol Inf M Arifianto, Danramil Alas, Kapolsek Alas Barat, para kepala desa se-Kecamatan Alas dan Alas Barat, serta tokoh masyarakat setempat. (Gar/Hms)



Bagikan Berita Ini: