PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Jalan Lenangguar-Lunyuk Capai 93 Persen

Pembangunan ruas jalan Lenangguar–Lunyuk kini memasuki tahap akhir. Berdasarkan hasil perhitungan di lapangan, progres pekerjaan telah mencapai 93 persen.

E
Penulis Editor
Tanggal 08 Jun 2026, 07:40 WITA
Jalan Lenangguar-Lunyuk Capai 93 Persen
PENGASPALAN -- Tampak sejumlah pekerja di Segmen 2 Jalan Lenangguar-Lunyuk tengah melakukan persiapan untuk proses pengaspalan

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online 

Pembangunan ruas jalan Lenangguar–Lunyuk kini memasuki tahap akhir. Berdasarkan hasil perhitungan di lapangan, progres pekerjaan telah mencapai 93 persen. Dimana prosesnya hanya menyisakan pengaspalan, serta sejumlah pekerjaan pembetonan sebelum proyek tersebut rampung sepenuhnya.

Project Manager Jalan Lenangguar-Lunyuk, Graduatma Asmara, mengatakan seluruh pekerjaan utama hampir selesai dikerjakan. Saat ini tim di lapangan tengah menuntaskan pekerjaan yang tersisa, agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.

“Berdasarkan hasil perhitungan di lapangan, progres pembangunan jalan tersebut sudah memasuki 93 persen. Kita estimasi sekitar tanggal 15 bulan ini sudah selesai,” ujarnya, Sabtu (6/6).

Ia menjelaskan, sejumlah pekerjaan konstruksi utama telah dituntaskan, mulai dari pembetonan, pelapisan Lapis Pondasi Atas (LPA), hingga pekerjaan penggalian. Selain itu, pekerjaan pengaman tebing yang menjadi bagian penting dalam mendukung stabilitas badan jalan juga telah selesai dikerjakan.

Dengan selesainya berbagai tahapan tersebut, pekerjaan yang masih tersisa saat ini hanya pengaspalan dan beberapa titik pembetonan di lapangan. Menurutnya, proses pengaspalan akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

Graduatma menuturkan, pengaspalan dijadwalkan berlangsung dalam dua hari. Pekerjaan akan difokuskan pada dua segmen yang masih membutuhkan lapisan aspal, yakni Segmen 5 dan Segmen 2.

“Proses pengaspalan akan dilakukan selama dua hari. Satu hari untuk Segmen 5 dan satu hari untuk Segmen 2,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi cuaca yang sebelumnya sempat menjadi tantangan dalam pelaksanaan proyek kini tidak lagi menjadi hambatan berarti. Meskipun masih terjadi hujan dengan intensitas rendah di beberapa waktu, aktivitas konstruksi tetap dapat berjalan normal sesuai rencana kerja yang telah disusun.

Menurutnya, tim pelaksana masih mampu bekerja secara optimal di lapangan sehingga progres pekerjaan terus bergerak sesuai target yang ditetapkan.

Setelah seluruh proses pengaspalan selesai dilaksanakan, pekerjaan yang tersisa hanya berupa rabat beton di bagian pinggir jalan. Tahapan tersebut merupakan pekerjaan penyempurnaan sebelum proyek dinyatakan selesai secara keseluruhan. (Gar)

Bagikan Berita Ini: