PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Jalan Batudulang-Punik Dibangun, UMKM Bersyukur

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dusun Punik, Desa Batudulang Kecamatan Batulanteh, menyambut dimulainya rekonstruksi jalan Batudulang-Punik.

E
Penulis Editor
Tanggal 31 Aug 2026, 17:16 WITA
 Jalan Batudulang-Punik Dibangun, UMKM Bersyukur
Buka Harapan Baru UMKM, Rekonstruksi Jalan Batudulang-Punik Batulanteh Mulai Dikerjakan

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dusun Punik, Desa Batudulang Kecamatan Batulanteh, menyambut dimulainya rekonstruksi jalan Batudulang-Punik. Pembangunan akses tersebut, membuka harapan baru bagi warga yang selama ini menghadapi kondisi jalan sulit, terutama ketika membawa hasil perkebunan dan produk usaha menuju pusat kota.

Wiwin Suryani, warga Dusun Punik sekaligus pelaku UMKM pengolah Kopi Punik Sumbawa, mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Ia menyampaikan penghargaan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto dan Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, atas dimulainya proyek rekonstruksi jalan tersebut.

“Puji syukur kepada Allah SWT dan terima kasih yang mendalam saya sampaikan kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto serta Bupati Sumbawa Bapak Ir H Syarafuddin Jarot MP, atas perhatian besarnya terhadap infrastruktur di wilayah selatan ini,” ujar Wiwin, Jumat (28/8).

Menurut Wiwin, masyarakat Punik telah lama menantikan peningkatan kualitas jalan yang menghubungkan Batudulang dengan Punik. Warga menghadapi medan perbukitan yang cukup berat ketika melintasi jalur tersebut, terutama pada sejumlah titik dengan tanjakan dan turunan yang curam.

Salah satu titik yang menjadi perhatian warga berada di tanjakan ekstrem yang mereka kenal sebagai Paruak Brang Treng. Kondisi medan pada lokasi tersebut kerap menyulitkan kendaraan, terutama ketika warga mengangkut hasil perkebunan atau melintas saat kondisi jalan licin.

Wiwin mengatakan kondisi jalan tidak hanya memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat. Jalur tersebut juga menjadi akses penting bagi warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengantar anak-anak menuju sekolah dan memenuhi berbagai kebutuhan di luar wilayah Punik.

“Pembangunan ini sangat berarti bagi keselamatan transportasi warga saat melintasi tanjakan ekstrem Paruak Brang Treng, menjamin kelancaran anak-anak kami menuju sekolah, serta mempercepat distribusi komoditas utama seperti kopi, kemiri, madu, dan hasil bumi lainnya ke pusat kota,” katanya.

Bagi pelaku UMKM, peningkatan akses jalan memiliki kaitan langsung dengan kelancaran distribusi produk. Pelaku usaha selama ini harus memperhitungkan kondisi jalan ketika membawa produk kopi dan hasil perkebunan lainnya dari kawasan Batulanteh menuju pasar.

Kondisi jalan yang sulit dapat memperlambat perjalanan sekaligus meningkatkan biaya angkutan. Petani dan pelaku usaha juga menghadapi risiko kerusakan kendaraan ketika melewati medan yang berat.

Rekonstruksi jalan Batudulang-Punik diharapkan memperbaiki kondisi tersebut. Jalan yang lebih baik akan membantu masyarakat mengangkut hasil perkebunan dengan waktu tempuh yang lebih efisien.

Wiwin menyebut kopi sebagai salah satu komoditas unggulan yang berkembang di wilayah Punik. Para pelaku UMKM mengolah hasil kopi lokal menjadi produk bernilai tambah sebelum memasarkannya kepada konsumen.

Selain kopi, masyarakat Batulanteh menghasilkan berbagai komoditas perkebunan dan hasil hutan yang memiliki nilai ekonomi. Kemiri, madu, serta hasil bumi lainnya menjadi bagian dari produk yang selama ini menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Perbaikan jalan juga dapat memperluas akses pemasaran bagi produk-produk tersebut. Pelaku UMKM dapat mengangkut produk dengan lebih mudah menuju pusat perdagangan dan menjangkau konsumen di wilayah lain.

Menurut Wiwin, kondisi infrastruktur yang memadai akan membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi distribusi. Pelaku UMKM juga dapat lebih leluasa mengembangkan produksi ketika akses transportasi mendukung kegiatan usaha.

Selain kepentingan ekonomi, masyarakat menaruh perhatian pada aspek keselamatan. Warga berharap rekonstruksi mampu meningkatkan keamanan perjalanan pada titik-titik jalan yang selama ini mereka anggap rawan.

Masyarakat Dusun Punik berharap pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana. Warga juga berharap proses pembangunan dapat berlangsung lancar sehingga akses Batudulang-Punik segera dapat digunakan dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman. (Gam) 

Bagikan Berita Ini: