PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Genap 38 Tahun, Ponpes Gunung Galesa Diminta Tingkatkan Pembinaan Generasi Muda

Pondok Pesantren (Ponpes) Gunung Galesa terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang berperan penting dalam membina generasi muda di Kabupaten Sumbawa.

E
Penulis Editor
Tanggal 08 Jun 2026, 03:09 WITA
Genap 38 Tahun, Ponpes Gunung Galesa Diminta Tingkatkan Pembinaan Generasi Muda
Drs H Mohamad Ansori, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Pondok Pesantren Gunung Galesa, Kecamatan Moyo Hilir

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online 

Pondok Pesantren (Ponpes) Gunung Galesa terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang berperan penting dalam membina generasi muda di Kabupaten Sumbawa. Memasuki usia ke-38 tahun, pesantren yang berada di Kecamatan Moyo Hilir tersebut diharapkan semakin memperkuat perannya dalam membentuk karakter dan moral generasi penerus bangsa.

Harapan itu disampaikan Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Pondok Pesantren Gunung Galesa yang dirangkaikan dengan acara purna siswa Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sabtu (6/6).

Dalam sambutannya, Wabup memberikan apresiasi atas perjalanan panjang Ponpes Gunung Galesa yang selama hampir empat dekade telah berkontribusi dalam pembinaan umat, sekaligus pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, keberadaan pondok pesantren memiliki peran yang sangat strategis di tengah perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat. Kemajuan teknologi informasi dan perkembangan sosial yang semakin dinamis menghadirkan berbagai peluang, namun di saat yang sama juga membawa tantangan yang tidak ringan bagi generasi muda.

Karena itu, kata Wabup, diperlukan pembinaan yang berkelanjutan agar generasi muda memiliki fondasi keimanan, akhlak, dan karakter yang kuat. Sehingga tidak mudah terpengaruh oleh berbagai dampak negatif perkembangan zaman.

“Pondok pesantren merupakan benteng moral yang memiliki peran besar dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tanggung jawab membangun generasi muda tidak hanya berada di pundak keluarga atau pemerintah semata. Lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren, memiliki posisi penting dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai moral, serta membangun kepribadian yang berlandaskan ajaran agama.

Untuk itu, Wabup berharap Pondok Pesantren Gunung Galesa terus meningkatkan perannya sebagai pusat pendidikan dan dakwah yang mampu melahirkan generasi berilmu, beriman, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar upaya mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dapat berjalan secara optimal.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan tabungan kepada sejumlah siswa berprestasi. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik para siswa sekaligus sebagai motivasi agar mereka terus meningkatkan prestasi dan semangat belajar.

Peringatan HUT ke-38 Ponpes Gunung Galesa berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para santri, wali murid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan. Momentum tersebut menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang lembaga pendidikan Islam itu dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik untuk kemajuan daerah dan bangsa. (Gad/Hms)

Bagikan Berita Ini: