Sumbawa Besar, GaungNUSRAonline
Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Kali Baru Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas, Senin (20/4) siang. Peristiwa tersebut menghanguskan dua unit rumah panggung dan menyebabkan dua rumah lainnya mengalami kerusakan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H Sahabuddin, mengungkapkan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 11.43 Wita dari warga setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim pemadam segera dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.46 Wita untuk melakukan pemadaman,” ujarnya.
Dua rumah yang ludes terbakar diketahui milik Ilham serta Sagena dan Ari Baharuddin. Sementara itu, dua rumah lainnya milik Syaifuddin dan Ahmad Suhermansyah terdampak, dengan kerusakan pada bagian atap, kusen jendela, dan pintu.
Menurut H Sahabuddin, api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan merupakan rumah panggung berbahan kayu. Kondisi tersebut memicu perambatan api ke bangunan lain di sekitarnya.
“Material bangunan yang didominasi kayu membuat api cepat merambat. Namun berkat kesigapan petugas dan bantuan warga, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas lebih jauh,” jelasnya.
Dalam upaya pemadaman, Damkartan Kabupaten Sumbawa mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Proses penanganan juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Damkar Pleton 1 Mako, Kepala Bidang Operasional, komandan regu, tim penyelamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Labuhan Sumbawa, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.45 Wita dalam kondisi aman dan terkendali. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang menggunakan material mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (Gac)