PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Dari Gembala Kambing Menjadi Bupati, H Jarot Motivasi Peserta Seleksi AMMAN

Kisah hidup Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, menjadi sumber inspirasi bagi ratusan peserta seleksi penerimaan tenaga kerja PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) yang mengikuti tes di Sumbawa Besar, Jumat (12/6).

E
Penulis Editor
Tanggal 15 Jun 2026, 04:59 WITA
Dari Gembala Kambing Menjadi Bupati, H Jarot Motivasi Peserta Seleksi AMMAN
Ilustrasi: Dari Gembala Kambing Menjadi Bupati, H Jarot Motivasi Peserta Seleksi AMMAN

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online 

Kisah hidup Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, menjadi sumber inspirasi bagi ratusan peserta seleksi penerimaan tenaga kerja PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) yang mengikuti tes di Sumbawa Besar, Jumat (12/6). Di tengah ketatnya persaingan untuk mendapatkan peluang kerja di perusahaan tambang berskala internasional tersebut, para peserta mendapat suntikan motivasi langsung dari orang nomor satu di Kabupaten Sumbawa itu.

Suasana haru dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan seleksi yang diikuti ratusan putra-putri terbaik daerah. Kehadiran Bupati Sumbawa di lokasi kegiatan sontak menyedot perhatian peserta yang sedang berjuang menapaki salah satu tahapan penting dalam perjalanan karier mereka.

Dalam sambutannya, Ir H Syarafuddin Jarot MP, mengajak para peserta untuk tetap optimistis dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Menurutnya, keberhasilan tidak selalu ditentukan oleh latar belakang keluarga maupun kondisi ekonomi, melainkan oleh kemauan untuk terus belajar, bekerja keras, dan berikhtiar.

Di hadapan para peserta, Bupati kemudian membagikan pengalaman hidupnya yang penuh perjuangan. Ia mengungkapkan bahwa masa kecilnya diwarnai berbagai keterbatasan, termasuk saat harus menggembala kambing di kampung halamannya.

“Saya dulu menggembala kambing. Dari sana, saya belajar tentang ketekunan dan tanggung jawab,” ujar, H Jarot, akrabnya disapa.

Pengalaman sederhana tersebut, lanjutnya, justru menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter dan mentalitas kerja yang kuat. Dari kehidupan di padang penggembalaan, ia terus berusaha meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan berbagai kesempatan yang datang.

Perjalanan hidupnya memasuki babak penting ketika mengikuti seleksi kerja di Care International. Saat itu, sebanyak 70 orang mengikuti proses rekrutmen, namun hanya empat orang yang dinyatakan lulus. Nama Syarafuddin Jarot termasuk di antara peserta yang berhasil lolos.

Keberhasilan tersebut menjadi titik awal perjalanan profesionalnya. Pengalaman bekerja di lembaga internasional memberikan ruang bagi dirinya untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, manajemen, serta pengabdian kepada masyarakat. Berbekal pengalaman tersebut, ia kemudian meniti karier hingga dipercaya masyarakat memimpin Kabupaten Sumbawa sebagai bupati.

“Perjalanan karier tidak pernah lurus. Semua tergantung niat, ketekunan, ikhtiar, dan doa kita. Tuhan yang mengatur nasib kita. Tugas kita hanya berusaha sebaik-baiknya,” katanya.

Pesan tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Tepuk tangan berkali-kali terdengar memenuhi ruangan, sementara sebagian peserta tampak menyimak dengan penuh perhatian setiap pengalaman yang dibagikan.

Bagi banyak peserta, kisah yang disampaikan Bupati menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Sosoknya dipandang bukan sekadar pemimpin daerah, tetapi juga representasi keberhasilan anak kampung yang mampu mengubah nasib melalui kerja keras dan ketekunan.

Salah seorang peserta mengaku termotivasi setelah mendengar langsung perjalanan hidup Bupati Sumbawa.

“Saya jadi makin percaya diri. Pak Bupati membuktikan bahwa tidak ada batasan bagi anak Sumbawa untuk sukses,” ujarnya.

Sementara itu, pelaksanaan seleksi tenaga kerja yang digelar PT Amman Mineral Nusa Tenggara merupakan bagian dari rangkaian roadshow rekrutmen yang berlangsung di Sumbawa Besar pada 12 hingga 14 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen perusahaan dalam membuka akses kesempatan kerja yang inklusif, transparan, dan kompetitif bagi masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Ratusan pelamar berhasil melewati tahap penyaringan administrasi dan mengikuti tes tertulis sebagai bagian dari proses seleksi. Setelah itu, peserta yang memenuhi syarat akan melanjutkan ke tahapan berikutnya berupa tes praktik dan wawancara untuk mengukur kompetensi secara menyeluruh.

Pelaksanaan seleksi di Sumbawa Besar dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan keterlibatan tenaga kerja lokal di sektor industri pertambangan. Dengan menghadirkan proses rekrutmen langsung di daerah, kesempatan yang sama dapat diakses oleh putra-putri daerah tanpa harus menghadapi kendala jarak dan biaya.

PT AMMAN juga menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya. Perusahaan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta Dinas Tenaga Kerja untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik.

Melalui kegiatan tersebut, perusahaan berharap dapat menjaring sumber daya manusia terbaik dari Kabupaten Sumbawa sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal.

Menutup sambutannya, Bupati Sumbawa kembali mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan kondisi saat ini sebagai ukuran masa depan mereka.

“Jangan lihat siapa dirimu saat ini, lihatlah siapa yang bisa kau raih di masa depan, asal engkau mau berproses, berdoa, dan pantang menyerah,” tegasnya.

Kisah perjalanan hidup dari seorang penggembala kambing hingga menjadi Bupati Sumbawa itu pun menjadi pelajaran berharga bagi generasi muda. Di tengah persaingan yang semakin ketat, kerja keras, ketekunan, dan doa tetap menjadi modal utama untuk meraih cita-cita. Para peserta seleksi pulang bukan hanya membawa pengalaman mengikuti tes, tetapi juga membawa semangat baru bahwa setiap mimpi dapat diwujudkan melalui perjuangan yang sungguh-sungguh. (Gad/Hms)

Bagikan Berita Ini: