Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pengentasan kemiskinan melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).
Hal itu disampaikan saat menghadiri Workshop Penguatan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi dalam Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Sumbawa, yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (16/10).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial, Bappenas, BRAC International, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, akademisi, serta perangkat daerah terkait.
Workshop tersebut bertujuan memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa.
Dalam laporannya, Sekretaris Bapperida Kabupaten Sumbawa, Dwi Rahayu ST MM., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti 50 peserta. Hasil workshop diharapkan menjadi bahan masukan dalam memperkuat pelaksanaan program pemberdayaan sosial ekonomi agar lebih terarah dan tepat sasaran.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan membutuhkan langkah nyata, kerja terpadu, dan keterlibatan seluruh pihak. Menurutnya, upaya tersebut tidak dapat hanya mengandalkan satu instansi, tetapi memerlukan sinergi antara pemerintah, mitra pembangunan, dan masyarakat.
Ia juga menyambut baik pelaksanaan program PPSE serta menekankan pentingnya peran pendamping dalam mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar lebih mandiri dan produktif.
Selain pendampingan, program pemberdayaan sosial ekonomi perlu disesuaikan dengan potensi lokal. Dengan demikian, program yang dijalankan diharapkan mampu membuka peluang usaha, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Melalui workshop tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap terbangun sinergi lintas sektor yang kuat dan berkelanjutan. Kolaborasi serta pendampingan yang tepat diharapkan membuat program pemberdayaan sosial ekonomi lebih efektif dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa. (Gac)