PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

BTA Cup 2026 Ditutup, Dorong Semangat Olahraga dan Potensi Ekonomi Desa

Turnamen Mini Soccer BTA Cup 2026 resmi berakhir, setelah berlangsung selama 32 hari di Lapangan Sepak Bola Dusun Batu Alang Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu, Selasa (22/9).

E
Penulis Editor
Tanggal 25 Sep 2026, 11:59 WITA
 BTA Cup 2026 Ditutup, Dorong Semangat Olahraga dan Potensi Ekonomi Desa
UD Zidan Sabet Juara, Wabup Sumbawa Resmi Tutup Turnamen Mini Soccer BTA Cup 2026

Sumbawa Besar, GaungNUSRA

Turnamen Mini Soccer BTA Cup 2026 resmi berakhir, setelah berlangsung selama 32 hari di Lapangan Sepak Bola Dusun Batu Alang Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu, Selasa (22/9). Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori menghadiri sekaligus menutup turnamen, yang melibatkan puluhan tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa tersebut.

Ratusan masyarakat dari sejumlah desa turut menyaksikan penutupan BTA Cup 2026. Sejumlah anggota Forkopimca Moyo Hulu juga menghadiri kegiatan tersebut.

Panitia mencatat sebanyak 64 tim mengikuti turnamen yang berlangsung lebih dari satu bulan itu. Para pemain bersaing dalam pertandingan mini soccer sekaligus memanfaatkan ajang tersebut untuk mengembangkan kemampuan, membangun sportivitas, dan mempererat hubungan antarpemain serta masyarakat.

Wabup mengatakan kegiatan olahraga seperti BTA Cup memiliki ruang yang lebih luas daripada sekadar kompetisi. Menurutnya, turnamen olahraga dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus membangun interaksi sosial di tengah masyarakat.

“Olahraga bukan hanya tentang kompetisi. Kegiatan seperti ini juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan mendorong kreativitas generasi muda,” ujar Wabup.

Wabup meminta masyarakat terus menjaga semangat kebersamaan yang tumbuh selama pelaksanaan turnamen. Ia juga mendorong penyelenggara kegiatan masyarakat, untuk memperhatikan aspek lingkungan dan menjaga kondisi fasilitas umum yang digunakan selama kegiatan.

Menurutnya, masyarakat dapat menjalankan kegiatan olahraga, sekaligus memperkuat solidaritas sosial. Pemerintah daerah juga mendorong masyarakat mengembangkan berbagai aktivitas, yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Wabup secara khusus meminta masyarakat menggali potensi yang dimiliki masing-masing desa. Ia mendorong warga mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kerajinan lokal agar kegiatan ekonomi desa ikut bergerak.

“Kita harus terus menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki desa, termasuk UMKM dan kerajinan lokal,” katanya.

Menurut Wabup, kegiatan olahraga yang menghadirkan banyak peserta dan penonton juga dapat membuka ruang bagi pelaku usaha lokal. Masyarakat dapat memanfaatkan aktivitas tersebut untuk memasarkan produk makanan, minuman, kerajinan, maupun produk usaha lainnya.

Pelaksanaan BTA Cup 2026 sendiri berlangsung selama 32 hari dengan melibatkan 64 tim. Turnamen tersebut menghadirkan peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa dan menarik perhatian masyarakat selama rangkaian pertandingan berlangsung.

Setelah melewati seluruh pertandingan, UD Zidan dari Labuhan Sumbawa berhasil merebut gelar juara pertama BTA Cup 2026.

Arseti FC dari Kecamatan Unter Iwes menempati posisi juara kedua. Sementara itu, Paroso FC Moyo Hilir dan Vanser FC Desa Ladang, Dusun Lamurung, berbagi posisi sebagai juara ketiga.

Penyerahan penghargaan kepada para juara menjadi bagian dari rangkaian acara penutupan BTA Cup 2026. Wakil Bupati Sumbawa bersama unsur Forkopimca Moyo Hulu dan panitia turut menyaksikan prosesi tersebut di Lapangan Sepak Bola Dusun Batu Alang.

Wabup juga mendorong masyarakat dan generasi muda menjaga kesinambungan kegiatan olahraga di tingkat desa. Ia berharap ruang olahraga terus dimanfaatkan untuk membangun aktivitas positif sekaligus membuka kesempatan bagi anak-anak muda mengembangkan kemampuan mereka. (Gad) 

Bagikan Berita Ini: