PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Bimtek Website Museum Disambut Antusias Peserta

Upaya pelestarian sejarah dan budaya di Kabupaten Sumbawa memasuki fase baru melalui pemanfaatan teknologi digital. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti Bimbingan Teknis yang digelar di Sumbawa Besar sejak Senin hingga Rabu (29/4).

E
Penulis Editor
Tanggal 04 May 2026, 14:18 WITA
Bimtek Website Museum Disambut Antusias Peserta
Ilustrasi: Bimtek Website Museum Disambut Antusias Peserta

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online

Upaya pelestarian sejarah dan budaya di Kabupaten Sumbawa memasuki fase baru melalui pemanfaatan teknologi digital. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta dalam mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Pengelolaan Website Ensiklopedia Museum Daerah Sumbawa” yang digelar di Sumbawa Besar sejak Senin hingga Rabu (29/4).

Kegiatan ini merupakan inisiasi Imammul Insan SPsi MPsi, yang juga dikenal sebagai dosen psikologi di Universitas Teknologi Sumbawa. Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui skema pendanaan Dana Indonesiana.

Dalam sambutannya, Imammul Insan menegaskan, bahwa peran museum di era modern tidak lagi terbatas sebagai ruang penyimpanan benda bersejarah. Menurutnya, transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak agar museum mampu menjangkau generasi muda yang kian akrab dengan teknologi.

“Di era digital, keterbukaan akses informasi menjadi kunci penting agar generasi muda tetap terhubung dengan akar sejarah dan budayanya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan website ensiklopedia museum merupakan langkah strategis untuk menghadirkan warisan budaya ke ruang publik yang lebih luas, sekaligus meningkatkan aksesibilitas informasi sejarah bagi masyarakat.

Pelaksanaan Bimtek dirancang secara sistematis dalam tiga tahapan. Pada hari pertama, peserta mendapatkan pemahaman mengenai arsitektur website serta konsep dasar digitalisasi museum. Materi ini menjadi fondasi penting sebelum memasuki tahap praktik.

Selanjutnya, pada hari kedua, peserta mengikuti sesi praktik intensif yang mencakup penginputan data, manajemen konten, serta teknik pengarsipan digital. Kegiatan ini bertujuan memastikan setiap informasi yang disajikan dalam website tersusun secara akurat, sistematis, dan menarik bagi pengguna.

Sementara itu, pada hari ketiga, kegiatan difokuskan pada evaluasi melalui post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Evaluasi ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan standar operasional pengelolaan website dapat diterapkan secara konsisten.

Untuk memperkuat aspek teknis, kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli, Erwin Mardinata SKom MMInov. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya keamanan data serta pengembangan antarmuka yang ramah pengguna (user-friendly).

Menurutnya, sistem yang aman dan mudah diakses akan meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mempermudah masyarakat dalam menelusuri informasi terkait artefak dan sejarah Sumbawa.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti setiap sesi, terutama saat praktik langsung pengelolaan konten digital.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Museum Daerah Sumbawa tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan memori kolektif secara fisik, tetapi juga mampu hadir secara aktif di ruang digital sebagai sumber referensi sejarah yang kredibel, informatif, dan memiliki jangkauan luas. (Gad)

Bagikan Berita Ini: