Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori mendorong Gerakan Pramuka memperkuat pendidikan karakter generasi muda melalui kegiatan yang lebih aktif dan berkelanjutan. Ia secara khusus meminta Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumbawa bersama sekolah kembali menggalakkan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami).
Wabup Sumbawa menyampaikan dorongan tersebut saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Pramuka di Lapangan Pahlawan, Sumbawa Besar, Jumat (14/8). Upacara tersebut diikuti pengurus Kwarcab, pembina dan pelatih Pramuka, kepala sekolah, guru, serta peserta didik dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA se-Kabupaten Sumbawa.
Dalam amanatnya, Wabup terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat Hari Pramuka kepada seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka, khususnya di Kabupaten Sumbawa. Ia berharap Gerakan Pramuka terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi muda yang berkarakter.
“Selamat Hari Pramuka. Semoga Gerakan Pramuka semakin maju dan terus memberikan kontribusi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, tangguh, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Wabup.
Menurut Ansori, peringatan Hari Pramuka tidak cukup hanya dengan upacara dan kegiatan seremonial. Ia meminta seluruh jajaran Gerakan Pramuka menjadikan momentum tersebut untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Wabup menilai, Pramuka memiliki posisi strategis dalam membina generasi muda. Organisasi tersebut tidak hanya mengajarkan keterampilan kepramukaan, tetapi juga melatih peserta didik membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Pramuka bukan hanya sekadar kalimat atau singkatan dari Praja Muda Karana, tetapi merupakan wadah pembinaan generasi muda yang telah terbukti melahirkan banyak pemimpin, patriot, serta tokoh-tokoh yang memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa,” katanya.
Ia juga meminta anggota Pramuka mengamalkan Dasa Darma dalam perilaku sehari-hari. Wabup menilai, nilai-nilai yang terkandung dalam Dasa Darma harus menjadi pedoman, dalam membangun sikap dan mengambil keputusan.
“Jangan sampai nilai-nilai Dasa Darma hanya kita ucapkan dan kita hafalkan, tetapi harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Wabup kemudian memberikan dua pesan kepada para peserta didik yang mengikuti upacara. Ia meminta generasi muda berani memiliki cita-cita tinggi dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.
Ia mendorong para siswa mulai mempersiapkan diri sejak dini. Menurutnya, generasi muda harus mengembangkan kemampuan, menjaga disiplin, dan membangun karakter agar kelak mampu memberikan pengabdian bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
“Beranilah bermimpi tinggi dan jangan mudah menyerah. Cita-cita besar harus kita kejar dengan kerja keras, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar,” ujarnya.
Untuk memperkuat penerapan nilai-nilai kepramukaan, Wabup meminta Kwarcab Sumbawa bersama seluruh sekolah menghidupkan kembali kegiatan Persami secara rutin. Ia menilai kegiatan perkemahan memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk menerapkan nilai-nilai yang selama ini mereka pelajari.
Menurutnya, peserta didik tidak cukup hanya mempelajari teori kepramukaan, menghafal Pancasila, maupun mengucapkan Dasa Darma. Mereka perlu memperoleh pengalaman melalui kegiatan yang melatih kemampuan bekerja sama dan menyelesaikan persoalan secara langsung.
Melalui Persami, siswa dapat belajar hidup mandiri selama mengikuti kegiatan perkemahan. Mereka juga dapat melatih kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan.
Wabup menilai kegiatan tersebut juga dapat memberikan ruang positif bagi remaja. Sekolah dan pembina dapat mengarahkan energi peserta didik ke kegiatan yang membangun sekaligus mengurangi peluang mereka terpengaruh berbagai aktivitas negatif.
Karena itu, Wabup meminta sekolah tidak menjalankan Persami secara sendiri-sendiri. Ia mendorong sekolah membangun semangat gotong royong dengan melibatkan pembina Pramuka, orang tua, masyarakat, dan pihak terkait lainnya.
Ia juga menyatakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa siap memberikan dukungan terhadap upaya memperkuat kegiatan kepramukaan. Dukungan tersebut diarahkan agar Gerakan Pramuka dapat terus menjalankan fungsi pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang edukatif, terarah, dan melibatkan peserta didik secara aktif. (Gad/Hms)