Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mohamad Ansori, mendorong Kecamatan Moyo Hulu mengembangkan potensi peternakan sapi dan kerbau serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Ia menilai, kedua sektor tersebut memiliki peluang besar untuk berkembang dan membuka lebih banyak kesempatan ekonomi bagi warga.
Dorongan itu disampaikan Wabup saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Amin, Dusun Talwa Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu, Rabu (23/9).
Wabup hadir bersama masyarakat dan jamaah masjid. Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat sekaligus memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, H Faisal SAg MMInov, jajaran Forkopimca Moyo Hulu, Camat Moyo Hulu bersama jajaran, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta masyarakat dan jamaah Masjid Nurul Amin turut menghadiri kegiatan tersebut.
Panitia mengisi peringatan Maulid dengan sejumlah kegiatan. Rangkaian acara meliputi penyampaian hikmah Maulid, penyerahan sertifikat tanah wakaf, pemberian bantuan untuk masjid, serta penyerahan cinderamata dari Kepala Desa Leseng kepada Wakil Bupati Sumbawa.
Dalam hikmah Maulid, H Faisal mengajak masyarakat meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa Rasulullah SAW membawa ajaran yang menebarkan rahmat bagi seluruh umat.
Faisal juga menekankan pentingnya keluarga membimbing dan mendidik anak-anak dengan nilai akhlak. Menurutnya, masyarakat perlu menerapkan keteladanan Rasulullah dalam membangun kehidupan sosial dan membentuk generasi yang memiliki akhlak baik.
Wabup Sumbawa mengapresiasi masyarakat Desa Leseng, yang terus menjaga tradisi peringatan Maulid. Ia mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga membuka ruang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.
Menurut Wabup, masyarakat Sumbawa memiliki tradisi Maulid yang kuat. Warga dapat melaksanakan rangkaian Maulid dalam waktu yang relatif panjang sehingga tradisi tersebut menjadi bagian dari kekayaan budaya Tau Samawa.
“Tradisi Maulid yang kita laksanakan ini merupakan bagian dari kekayaan budaya Tau Samawa yang perlu terus kita lestarikan,” ujar Wabup.
Selain kegiatan keagamaan, panitia menyerahkan sertifikat tanah wakaf kepada Kepala Desa Leseng. Wabup juga menyerahkan bantuan untuk Masjid Nurul Amin.
Wabup menekankan pentingnya sertifikasi tanah wakaf untuk memastikan legalitas aset yang digunakan bagi kepentingan umat. Sertifikat memberikan kepastian hukum sekaligus membantu melindungi aset wakaf dari persoalan administrasi dan kepemilikan di kemudian hari.
Pada kesempatan tersebut, Wabup kemudian mengarahkan perhatian pada potensi ekonomi Kecamatan Moyo Hulu. Ia meminta pemerintah kecamatan dan pemerintah desa mendorong pengembangan peternakan sapi dan kerbau secara berkelanjutan.
Wabup melihat sektor peternakan memiliki peluang besar menjadi salah satu sumber penghasilan masyarakat. Pengembangan komoditas tersebut dapat mencakup peningkatan populasi ternak, pengelolaan usaha peternakan, serta penguatan rantai ekonomi yang melibatkan masyarakat desa.
“Potensi peternakan sapi dan kerbau di Moyo Hulu harus terus kita kembangkan agar bisa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat,” kata Ansori.
Selain peternakan, Ansori meminta masyarakat dan pemerintah desa memperkuat sektor UMKM. Ia melihat posisi Kecamatan Moyo Hulu yang berdekatan dengan kawasan perkotaan dapat menjadi salah satu modal dalam mengembangkan usaha masyarakat.
Kedekatan Moyo Hulu dengan kawasan perkotaan, perguruan tinggi, dan pondok pesantren membuka peluang pasar bagi berbagai produk UMKM. Pelaku usaha dapat mengembangkan produk makanan, kerajinan, jasa, serta berbagai produk lokal yang memiliki pasar di sekitar wilayah tersebut.
Wabup mendorong pemerintah desa ikut menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan UMKM. Pemerintah dapat memperkuat pendampingan, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta membuka akses pemasaran bagi produk masyarakat.
Ia juga meminta pengembangan peternakan dan UMKM berjalan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Pemerintah kecamatan dan desa dapat memetakan potensi masing-masing wilayah serta mengarahkan program pemberdayaan sesuai kebutuhan masyarakat.
Rangkaian peringatan Maulid kemudian ditutup dengan pembacaan shalawat bersama yang dipimpin Wabup. Para jamaah mengikuti pembacaan shalawat dalam suasana khidmat di Masjid Nurul Amin Dusun Talwa Desa Leseng. (Gad)