Sumbawa Barat, GaungNUSRAonline
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Sumbawa Barat, mencatat peningkatan signifikan jumlah kunjungan masyarakat ke perpustakaan daerah sepanjang tahun 2025. Total pengunjung tercatat mencapai 8.971 orang, mencerminkan tren positif dalam perkembangan budaya literasi di daerah tersebut.
Kepala Bidang Perpustakaan Dinarpus Kabupaten Sumbawa Barat, Mariyati, mengatakan capaian tersebut menunjukkan lonjakan yang cukup pesat dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, peningkatan ini tidak terlepas dari berbagai upaya pembenahan layanan dan fasilitas yang terus dilakukan oleh pihaknya.
“Alhamdulillah, jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan, terutama didominasi oleh kalangan pelajar,” ujarnya, Senin (20/4).
Data menunjukkan, pelajar menjadi kelompok pengunjung terbanyak dengan jumlah 2.379 orang sepanjang 2025. Selain itu, layanan perpustakaan keliling juga memberikan kontribusi besar dengan menjangkau 2.168 pengguna di berbagai wilayah, khususnya di desa-desa yang jauh dari pusat kota.
Mariyati menjelaskan, program perpustakaan keliling menjadi salah satu strategi untuk memperluas akses literasi masyarakat, terutama bagi wilayah yang belum terjangkau fasilitas perpustakaan secara langsung.
Kelompok mahasiswa menempati posisi kedua dalam jumlah kunjungan, dengan total 1.500 orang. Gedung perpustakaan baru kerap dimanfaatkan mahasiswa, khususnya dari Universitas Cordova, sebagai tempat mencari referensi, berdiskusi, hingga melaksanakan kegiatan perkuliahan.
Berdasarkan laporan bulanan, April menjadi periode dengan jumlah kunjungan tertinggi, mencapai 1.130 orang. Tingginya angka kunjungan tersebut, dipengaruhi oleh kehadiran gedung perpustakaan baru yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp9,27 miliar.
“Fasilitas yang lengkap membuat pengunjung merasa nyaman dan betah membaca di perpustakaan,” jelasnya.
Selain pelajar dan mahasiswa, masyarakat umum juga turut memanfaatkan layanan perpustakaan dengan total 1.205 kunjungan. Berbagai fasilitas penunjang seperti proyektor dan area lesehan berkarpet turut disediakan guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Kedepan, Dinarpus Kabupaten Sumbawa Barat berencana menambah fasilitas dan meningkatkan kualitas pelayanan. Hal ini seiring dengan upaya pengolahan ribuan koleksi buku baru hasil pengadaan tahun sebelumnya yang diharapkan dapat semakin menarik minat baca masyarakat.
Dari sisi demografis, data menunjukkan bahwa pengunjung perempuan mendominasi hampir setiap bulan sepanjang 2025. Informasi ini terus dipantau sebagai bahan evaluasi dalam pengembangan layanan perpustakaan.
Selain itu, Dinarpus juga menargetkan akreditasi perpustakaan daerah pada tahun 2027 sebagai bagian dari upaya menjaga standar layanan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Mariyati optimistis, dengan fasilitas yang semakin memadai dan layanan yang terus ditingkatkan, tingkat kunjungan perpustakaan di Kabupaten Sumbawa Barat akan terus mengalami peningkatan di masa mendatang. (Gbw)