PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Sumbawa Dapat Proyek Air Minum Senilai Rp48 Miliar

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berhasil memperoleh empat paket proyek pembangunan sarana dan prasarana air minum dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026, dengan total nilai mencapai lebih dari Rp48 miliar.

E
Penulis Editor
Tanggal 07 May 2026, 05:38 WITA
Sumbawa Dapat Proyek Air Minum Senilai Rp48 Miliar
Ilustrasi: Sumbawa Dapat Proyek Air Minum Senilai Rp48 Miliar

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berhasil memperoleh empat paket proyek pembangunan sarana dan prasarana air minum dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026, dengan total nilai mencapai lebih dari Rp48 miliar. Proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan pasokan air bersih, serta kualitas layanan kepada masyarakat.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari proses koordinasi dan komunikasi intensif yang dilakukan pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Direktur Utama Perumdam Batulanteh Sumbawa, H Abdul Hakim SE, menjelaskan bahwa empat paket proyek tersebut merupakan bagian dari upaya strategis, dalam pembenahan infrastruktur air minum di daerah.

“Ini dapat diraih berkat perjuangan dan koordinasi intensif antara Pemda Sumbawa dengan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, baik Direktorat Jenderal Cipta Karya maupun Direktorat Jenderal Sumber Daya Air,” ujarnya, Rabu (6/5).

Ia merinci, paket pertama adalah optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semongkat. Meliputi rehabilitasi instalasi pengolahan air di Kantor Pusat Perumdam Batulanteh di Desa Pungka Kecamatan Unter Iwes, serta pembangunan fasilitas pendukung dan penggantian pipa distribusi sepanjang enam kilometer.

Proyek ini memiliki nilai anggaran sekitar Rp19,3 miliar yang bersumber dari APBN melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya. Pekerjaan fisik dilaksanakan oleh PT Duta Abadi dengan masa kontrak selama 225 hari, terhitung mulai Mei hingga Desember 2026.

Paket kedua adalah pembangunan jaringan distribusi utama pada akses Bendungan Beringin Sila di Kecamatan Utan. Termasuk penambahan sambungan rumah di wilayah layanan Utan dan Alas Marente, dengan pagu anggaran sebesar Rp8,9 miliar. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses lelang.

Selanjutnya, paket ketiga berupa optimalisasi SPAM Marente di Kecamatan Alas, dengan fokus pada rehabilitasi instalasi pengolahan air, dengan nilai anggaran sekitar Rp900 juta. Proyek ini juga masih dalam tahap tender.

Adapun paket keempat adalah optimalisasi intake dan jaringan pipa transmisi Semongkat sepanjang 5,5 kilometer dengan nilai anggaran mencapai Rp20 miliar dari Balai Wilayah Sungai di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Proyek ini juga tengah memasuki tahap lelang.

Abdul Hakim berharap, pelaksanaan keempat proyek tersebut dapat memperkuat sistem layanan air minum di Sumbawa. Sekaligus meningkatkan efisiensi operasional Perumdam Batulanteh.

“Dengan adanya proyek ini, diharapkan ketersediaan air semakin lancar dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah masih terus mengupayakan tambahan proyek dari pemerintah pusat. Termasuk rencana lanjutan pembenahan sumber mata air Ai Ngelar dan sejumlah program lainnya. Guna memperkuat ketahanan air di Kabupaten Sumbawa. (Gad)

Bagikan Berita Ini: