PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Retreat Kepala OPD, Bupati KSB Tekankan Tiga Kunci

Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah meminta seluruh kepala perangkat daerah memperkuat integritas, kemampuan bertransformasi, dan kolaborasi dalam menjalankan pemerintahan.

E
Penulis Editor
Tanggal 18 Sep 2026, 12:15 WITA
 Retreat Kepala OPD, Bupati KSB Tekankan Tiga Kunci
Buka Retreat Kepemimpinan 2026, Bupati KSB H. Amar Nurmansyah,Tegaskan Integritas dan Kolaborasi Lintas Perangkat Daerah

Sumbawa Barat, GaungNUSRA 

Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah meminta seluruh kepala perangkat daerah memperkuat integritas, kemampuan bertransformasi, dan kolaborasi dalam menjalankan pemerintahan. Ia menilai kepemimpinan perangkat daerah tidak cukup hanya mengandalkan pelaksanaan tugas sesuai bidang masing-masing.

Bupati menyampaikan hal tersebut saat membuka Retreat Kepemimpinan Kepala Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2026 di Lantai 3 Gedung Graha Praja Setda Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (17/9).

Menurut Bupati, setiap kepala perangkat daerah memiliki peran yang saling berkaitan dalam menjalankan program pembangunan. Karena itu, ia meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah membangun sinergi dan menghindari pola kerja yang berjalan sendiri-sendiri.

“Antara pemimpin harus bisa bersinergi. Tidak ada yang merasa lebih tinggi atau lebih rendah. Semuanya punya peran, mengambil bagian, karena tujuannya adalah visi KSB,” tegas Bupati.

Ia mengatakan, pemerintah daerah membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga arah kerja organisasi sekaligus merespons perubahan. Kepala perangkat daerah harus mampu menerjemahkan visi Sumbawa Barat Maju Luar Biasa ke dalam program dan pelayanan yang dijalankan masing-masing organisasi perangkat daerah.

Bupati secara khusus meminta para kepala OPD memperkuat tiga aspek kepemimpinan, yakni integritas, transformatif, dan kolaboratif. Ketiga aspek tersebut, kata dia, perlu diterapkan dalam hubungan kerja di internal organisasi maupun ketika pemerintah berinteraksi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Ia meminta kepala OPD menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Pimpinan juga perlu mendorong perubahan dalam organisasi agar aparatur mampu mengikuti tuntutan pelayanan publik dan perkembangan pemerintahan.

Pada saat yang sama, Bupati mendorong kepala perangkat daerah membangun kolaborasi dengan staf dan tim kerja. Ia menilai pimpinan tidak dapat bekerja sendiri untuk mencapai target pembangunan daerah.

Retreat tersebut tidak hanya berlangsung dalam bentuk pemaparan materi di ruang pertemuan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga menyiapkan sejumlah kegiatan luar ruangan yang berlangsung di Killa Balad dan Tiu Suntuk.

Rangkaian kegiatan itu memberikan ruang bagi para kepala perangkat daerah untuk berinteraksi di luar rutinitas kedinasan. Pemerintah daerah juga menghadirkan sejumlah narasumber untuk memperkaya perspektif kepemimpinan para peserta.

Materi retreat antara lain disampaikan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), mantan pimpinan daerah, serta mantan Sekretaris Daerah. Para peserta mendapat kesempatan mempelajari pengalaman kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan dari sejumlah tokoh yang pernah memimpin pemerintahan di daerah.

Di antara tokoh yang menjadi bagian dari proses pembelajaran tersebut terdapat, Drs H A Latief Madjid SH, mantan Bupati Sumbawa. Pemerintah daerah juga menghadirkan Drs H Jamaluddin Malik, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat dan mantan Bupati Sumbawa.

Melalui forum tersebut, para kepala perangkat daerah membahas pengalaman, tantangan, dan pola kepemimpinan yang dapat menjadi bahan pembelajaran dalam menjalankan organisasi pemerintahan.

Retreat Kepemimpinan Kepala Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kapasitas pimpinan OPD dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pembangunan daerah. (Gad/Hms)



Bagikan Berita Ini: