Mataram, GaungNUSRA
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB, akan menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang dirangkaikan dengan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada pertengahan September 2026. Kegiatan tersebut, menjadi bagian dari agenda PWI NTB dalam meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta pemahaman organisasi bagi wartawan di daerah.
PWI NTB menjadwalkan pelaksanaan kegiatan di Aula Lantai 6 Gedung Kantor Pusat Bank NTB Syariah. Rangkaian kegiatan akan berlangsung selama tiga hari, dimulai dengan OKK pada Kamis (10/9) dan dilanjutkan dengan UKW pada 11 hingga 12 September 2026.
Kegiatan OKK akan dimulai pukul 08.00 Wita. Peserta akan mendapatkan pembekalan terkait kewartawanan dan keorganisasian sebelum mengikuti tahapan UKW.
PWI NTB menggelar OKK sebagai tindak lanjut atas instruksi PWI Pusat yang mewajibkan pembekalan bagi pengurus PWI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Selain pengurus, PWI NTB juga membuka kegiatan tersebut bagi calon peserta UKW.
Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin mengatakan, OKK memiliki peran penting dalam membekali wartawan dan pengurus dengan pemahaman mengenai organisasi serta profesionalisme pers. Menurut dia, peserta perlu memahami ketentuan organisasi sebelum mengikuti berbagai agenda yang diselenggarakan PWI.
"Sertifikat OKK menjadi syarat mutlak untuk mengikuti seluruh agenda PWI Pusat, mulai dari Porwanas (Pekan Olahraga Wartawan Nasional), reaktivasi kartu anggota, hingga proses naik jenjang keanggotaan," ujar Ikliluddin.
Ia menjelaskan, ketentuan tersebut membuat peserta perlu mengikuti OKK sebelum mengakses sejumlah agenda organisasi. Karena itu, PWI NTB memasukkan OKK sebagai bagian awal dari rangkaian kegiatan yang digelar pada September mendatang.
Selain calon peserta UKW, kegiatan OKK juga menyasar jajaran pengurus PWI Provinsi NTB serta pengurus PWI kabupaten/kota se-NTB. PWI NTB berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian pembekalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Setelah OKK selesai, PWI NTB akan melanjutkan kegiatan dengan pelaksanaan UKW selama dua hari, yakni Jumat-Sabtu (11-12/9). Sebanyak 54 wartawan akan mengikuti pengujian kompetensi tersebut.
PWI NTB membagi 54 peserta ke dalam tiga jenjang kompetensi, yakni Muda, Madya, dan Utama. Pembagian tersebut menyesuaikan tingkat kompetensi yang akan diuji dalam pelaksanaan UKW.
"UKW PWI NTB kali ini diikuti oleh 54 wartawan, dengan rincian 18 peserta jenjang Muda, 24 peserta jenjang Madya, dan 12 peserta jenjang Utama," kata Ikliluddin.
Pelaksanaan UKW akan menguji kemampuan peserta berdasarkan jenjang masing-masing. Peserta jenjang Muda, Madya, dan Utama akan menjalani materi serta tahapan pengujian sesuai standar kompetensi wartawan yang berlaku.
PWI NTB juga menempatkan pemahaman terhadap Kode Etik Jurnalistik sebagai bagian penting dalam peningkatan profesionalisme wartawan. Wartawan tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas jurnalistik secara teknis, tetapi juga harus memahami dan menerapkan prinsip-prinsip etika dalam menjalankan profesinya.
Melalui rangkaian OKK dan UKW tersebut, PWI NTB mengarahkan peningkatan kapasitas wartawan pada dua aspek sekaligus, yakni kompetensi jurnalistik dan pemahaman organisasi. Agenda itu juga mencakup aspek administrasi keanggotaan yang menjadi bagian dari tata kelola organisasi PWI. (Gad/Hms)