Sumbawa Barat, GaungNUSRA Online
Kecamatan Poto Tano dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu sentra hortikultura di Kabupaten Sumbawa Barat. Potensi tersebut terlihat dari ketersediaan lahan yang mendukung serta keberhasilan sejumlah kelompok petani milenial yang mampu meraih penghasilan menjanjikan dari budidaya sayuran.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sumbawa Barat, H Amar Nurmansyah ST MM, saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat di Masjid Nurul Iman, Desa Senayan, Kecamatan Poto Tano, Selasa (10/3) .
Kegiatan Safari Ramadan diawali dengan buka puasa bersama yang dihadiri Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj Hanipah SPt MMInov, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Safari Ramadan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus sarana penyampaian berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Amar Nurmansyah mengungkapkan apresiasinya terhadap sejumlah kelompok petani milenial di Poto Tano yang berhasil mengembangkan usaha hortikultura. Ia menyebut, beberapa petani muda bahkan mampu memperoleh penghasilan hingga sekitar Rp10 juta per bulan dari usaha budidaya sayur-sayuran.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa sektor pertanian, khususnya hortikultura, memiliki potensi ekonomi yang cukup besar jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan.
“Ini menjadi contoh bahwa sektor pertanian bisa memberikan penghasilan yang baik. Karena itu generasi muda perlu melihat peluang besar di bidang hortikultura,” ujarnya.
Bupati juga menilai wilayah Poto Tano memiliki potensi lahan yang cukup mendukung untuk pengembangan pertanian hortikultura, terutama komoditas sayuran. Karena itu, ia mendorong agar pengembangan sektor tersebut dilakukan secara lebih terarah.
Bahkan, ia mengusulkan agar Desa Senayan dapat dikembangkan sebagai desa hortikultura yang menjadi salah satu pusat produksi sayur di Kabupaten Sumbawa Barat.
“Dengan potensi lahan yang ada, Poto Tano memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu sentra hortikultura di daerah ini,” katanya.
Selain membahas pengembangan sektor pertanian, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga situasi yang kondusif menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di empat desa di Kecamatan Poto Tano.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan menghindari konflik, sehingga proses Pilkades dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyinggung percepatan distribusi Kartu KSB Maju, salah satu program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat ini distribusi kartu tersebut telah mencapai sekitar 70 persen.
Pemerintah daerah menargetkan penyaluran kartu tersebut dapat segera rampung sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat melalui Tim Penggerak PKK, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan hibah untuk mendukung pembangunan Masjid Nurul Iman sebagai upaya meningkatkan sarana ibadah bagi masyarakat setempat. (Gad/Hms)