PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Petani Tewas Tersengat Listrik, Kerabat Diamankan

Seorang petani di Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir, meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik tegangan tinggi di area persawahan, Selasa (8/9) pagi.

E
Penulis Editor
Tanggal 09 Sep 2026, 19:28 WITA
 Petani Tewas Tersengat Listrik, Kerabat Diamankan
Tersengat Listrik Perangkap Hama di Sawah, Petani Perempuan di Serading Meninggal Dunia

Sumbawa Besar, GaungNUSRA 

Seorang petani di Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir, meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik tegangan tinggi di area persawahan, Selasa (8/9) pagi. Polisi langsung mengamankan seorang pria yang memasang instalasi listrik ilegal di sekitar lokasi kejadian.

Korban berinisial AS (52), warga Dusun Aipanan Desa Serading. Perempuan tersebut ditemukan tergeletak di area persawahan Orong Sagane Dusun Aipuntuk Desa Serading, setelah sebelumnya pergi ke sawah untuk mengusir burung.

Polisi mengamankan MA (58), yang merupakan kerabat dekat korban sekaligus pemilik pemasangan instalasi listrik di sekitar lokasi kejadian. Penyidik mengamankan MA untuk kepentingan penyelidikan dan proses hukum, terkait pemasangan aliran listrik tersebut.

Kapolres Sumbawa, melalui Kapolsek Moyo Hilir, Iptu Totok Ari Suwondo, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 Wita. 

Saat itu, saksi berinisial SA datang ke sawahnya untuk mengusir burung yang mengganggu tanaman. Tidak lama kemudian, korban tiba di sawah miliknya yang berada di sebelah lahan saksi. Korban juga bermaksud mengusir burung dari areal persawahannya.

Saksi kemudian melihat korban berjalan menuju ujung pematang sawah. Korban masih terlihat mengusir burung sebelum tiba-tiba terjatuh.

Saksi sempat menunggu beberapa menit karena tidak lagi melihat korban. Curiga dengan kondisi tersebut, SA kemudian mendatangi lokasi yang berjarak sekitar 50 meter dari tempatnya berada.

“Saksi mendapati korban sudah tergeletak. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan hingga warga sekitar berdatangan ke lokasi,” kata Totok.

Warga yang mendatangi lokasi kemudian mengetahui terdapat aliran listrik bertegangan tinggi di sekitar area persawahan. Warga terlebih dahulu memastikan aliran listrik dalam kondisi padam sebelum mendekati dan mengevakuasi korban.

Warga selanjutnya membawa korban ke RSUP Manambai Sumbawa, untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum mendapatkan pertolongan di rumah sakit.

Petugas kepolisian yang menerima informasi kejadian langsung mendatangi lokasi. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dan berkoordinasi dengan tim identifikasi serta pihak rumah sakit untuk menangani jenazah korban.

“Kami telah mendatangi TKP, mengamankan barang bukti, berkoordinasi dengan tim identifikasi serta pihak rumah sakit, dan mengamankan terduga pelaku pemasangan instalasi listrik ilegal guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Totok.

Hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah korban di RSUP Manambai Sumbawa menemukan luka bakar pada bagian telapak, hingga telunjuk tangan kanan. Tim medis juga menemukan luka bakar pada bagian paha sebelah kiri.

Petugas medis mengidentifikasi luka tersebut sebagai dampak sengatan arus listrik tegangan tinggi. Pemeriksaan juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik lain pada tubuh korban.

Polisi kemudian mendalami asal aliran listrik yang berada di area persawahan tersebut. Dari hasil pendalaman awal, petugas menemukan instalasi listrik itu terpasang secara ilegal dan tidak mengantongi izin dari PT PLN.

Pemilik lahan memasang aliran listrik tersebut untuk mengusir hewan ternak yang masuk ke area persawahan. Instalasi itu berada di sekitar lahan yang menjadi lokasi korban tersengat listrik.

Polisi kemudian mengamankan MA, yang diduga memasang instalasi listrik tersebut. MA merupakan kerabat dekat korban dan memiliki keterbatasan dalam berbicara.

Petugas membawa MA ke Mapolres Sumbawa untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus mendalami pemasangan instalasi listrik ilegal tersebut, termasuk memastikan rangkaian kejadian hingga menyebabkan korban meninggal dunia. (Gar/Hms) 

Bagikan Berita Ini: