Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online
Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai memproses tender pengadaan bibit bawang merah dalam Program Upland 2026, yang menjadi program terakhir pelaksanaan Upland di daerah tersebut. Program ini menyasar 27 kelompok tani, dengan luas lahan mencapai 167 hektare dan total anggaran sekitar Rp12,08 miliar.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir Ni Wayan Rusnawati MSi, mengatakan Program Upland 2026 merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat, terhadap pengembangan pertanian hortikultura di Kabupaten Sumbawa.
“Program Upland tahun 2026 ini merupakan program terakhir yang dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa setelah beberapa tahun berturut-turut daerah ini mendapatkan program tersebut,” ujarnya, Kamis (7/5).
Menurutnya, keberhasilan Kabupaten Sumbawa dalam melaksanakan Program Upland pada tahun-tahun sebelumnya, menjadi salah satu alasan pemerintah pusat menilai daerah ini berhasil dalam pengelolaan program pengembangan pertanian tersebut.
Ia menjelaskan, selain Program Upland, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian juga mengalokasikan anggaran lebih dari Rp135 miliar, untuk sejumlah proyek strategis pertanian di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2026.
Program tersebut meliputi optimalisasi lahan, cetak sawah baru, irigasi perpompaan, irigasi perpipaan, pembangunan cekdam, hingga Program Upland.
“Seluruh kegiatan ini berada di bawah kendali pemerintah pusat dan saat ini sedang dalam proses pelaksanaan,” katanya.
Kepala Bidang Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Khaeruddin SP, merinci alokasi anggaran untuk masing-masing program strategis pertanian tersebut.
Program optimalisasi lahan seluas 2.000 hektare menyerap anggaran sekitar Rp9,2 miliar, sementara program cetak sawah baru seluas 2.500 hektare mencapai sekitar Rp87,5 miliar.
Selain itu, program irigasi perpompaan sebanyak 150 unit mendapat alokasi sekitar Rp22,95 miliar, irigasi perpipaan 19 unit sebesar Rp1,786 miliar, dan pembangunan cekdam sekitar Rp1,8 miliar.
Adapun Program Upland 2026 menyerap anggaran sekitar Rp12,08 miliar yang digunakan untuk pengadaan bibit bawang merah, pupuk organik, pestisida nabati, dan alat mesin pertanian.
Khaeruddin menjelaskan, khusus pengadaan bibit bawang merah label biru sebanyak 167 ton dengan nilai pagu sekitar Rp7,5 miliar, saat ini sedang dalam proses lelang tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Sumbawa.
Bibit tersebut nantinya akan didistribusikan kepada 27 kelompok tani penerima manfaat Program Upland 2026.
“Kami berharap proses tender berjalan lancar sehingga pengadaan bibit dapat segera dilakukan dan mendukung pelaksanaan program sesuai jadwal,” ujarnya. (Gad)