PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Pemda KSB Siapkan Rp7,5 Miliar untuk Perumda Barinas

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyiapkan penyertaan modal sebesar Rp7,5 miliar untuk Perumda Barinas.

E
Penulis Editor
Tanggal 03 Sep 2026, 17:58 WITA
 Pemda KSB Siapkan Rp7,5 Miliar untuk Perumda Barinas
Pemkab KSB Siapkan Rp7,5 Miliar untuk Perumda Barinas. Pemda memilih skenario optimistis berdasarkan kajian Universitas Mataram untuk mendorong bisnis penggemukan sapi.

Sumbawa Barat, GaungNUSRA 

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menyiapkan penyertaan modal sebesar Rp7,5 miliar untuk Perumda Barinas. Pemda mengambil keputusan tersebut setelah mempertimbangkan hasil analisis investasi dan kajian akademis yang disusun tim ahli Universitas Mataram.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat, Suhadi SP MSi, mengatakan kajian tersebut menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan besaran penyertaan modal. Pemda juga mempertimbangkan realisasi penyertaan modal sebelumnya yang saat ini telah mencapai Rp7,25 miliar.

Menurut Suhadi, tim ahli Universitas Mataram menyusun tiga skenario untuk menentukan kebutuhan tambahan modal Perumda Barinas. Tim tersebut membagi skenario menjadi pesimistis, moderat, dan optimistis dengan nilai penyertaan modal yang berbeda.

Skenario pesimistis menetapkan kebutuhan modal sebesar Rp2,5 miliar. Skenario moderat mencapai Rp3,75 miliar, sedangkan skenario optimistis menetapkan kebutuhan modal sebesar Rp7,5 miliar.

Pemda KSB memilih skenario optimistis untuk mendorong Perumda Barinas mengembangkan potensi bisnis daerah. Pemerintah daerah menempatkan sektor penggemukan sapi sebagai salah satu prioritas karena sektor tersebut masuk dalam pilar Program KSB Maju Luar Biasa.

“Keputusan Pemda mengarah pada skenario optimistis sebagai bentuk komitmen dan keyakinan terhadap potensi Perumda dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Suhadi, Rabu (2/9).

Meski memilih skenario optimistis, Pemda KSB tetap menggunakan skenario pesimistis dan moderat sebagai instrumen pengendalian risiko. Pemerintah daerah akan menjadikan kedua skenario tersebut sebagai pembanding dalam melakukan evaluasi terhadap perkembangan usaha Perumda Barinas.

Pemda juga meminta manajemen Perumda Barinas meningkatkan kinerja dan menjalankan tata kelola perusahaan secara profesional. Pemerintah daerah menekankan pentingnya transparansi pengelolaan dana serta kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Suhadi mengatakan pemerintah daerah tidak akan mencairkan seluruh dana secara otomatis. Pemda akan mengaitkan pencairan dan pemanfaatan penyertaan modal dengan pencapaian target operasional serta indikator kinerja utama (IKU) Perumda Barinas.

“Dalam proses realisasinya nanti dapat dilakukan secara bertahap sesuai hasil evaluasi. Pencairan atau pemanfaatan dana disesuaikan dengan pencapaian indikator kinerja utama Perumda Barinas secara berkala,” tegasnya.

Melalui mekanisme tersebut, Pemda KSB akan mengevaluasi penggunaan modal berdasarkan perkembangan kinerja perusahaan. Evaluasi akan mencakup pencapaian target operasional, pengelolaan usaha, tata kelola, serta perkembangan kontribusi Perumda terhadap perekonomian daerah.

Pemerintah daerah juga meminta jajaran manajemen Perumda Barinas mempertanggungjawabkan penggunaan modal sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap tahapan pemanfaatan dana akan mengikuti hasil evaluasi dan indikator kinerja yang telah ditetapkan. (Gbw) 

Bagikan Berita Ini: